Izin Jalur Pipa Gas Oracle Ditolak Proyek Pusat Data Ditunda
Pembangunan pusat data kecerdasan buatan Project Jupiter milik Oracle senilai 165 miliar dolar AS di Doña Ana County, New Mexico, menghadapi penundaan operasional akibat kendala infrastruktur pipa gas alam pada Jumat, 14 Agustus 2026. Anak perusahaan Energy Transfer, Transwestern Pipeline, merevisi perkiraan tanggal pengoperasian proyek pipa gas Green Chile dari 15 Agustus menjadi 1 Februari 2027 melalui berkas regulasi resmi. Proyek pipa gas sepanjang 17 mil tersebut dirancang untuk memasok hingga 400 juta kaki kubik gas alam per hari guna menyokong sel bahan bakar Bloom Energy berkapasitas 2,5 gigawatt di lokasi fasilitas.
Penundaan jadwal selama hampir enam bulan ini dipicu oleh penolakan berulang dari Pejabat Komisioner Pertanahan Negara Bagian New Mexico, Stephanie Garcia Richard, terkait rujukan jalur pipa yang melintasi tanah milik negara.
"no significant benefits for state lands," kata Stephanie Garcia Richard, Komisioner Pertanahan Negara Bagian New Mexico. Garcia Richard mengkritik beban penggunaan air dan sumber daya alam di New Mexico yang dinilainya sangat ekstrem demi kepentingan investor dan pengembang semata.
"literally doubling down on dangerous emissions," kata Stephanie Garcia Richard, Komisioner Pertanahan Negara Bagian New Mexico. Di sisi lain, pengembang Oracle telah memperingatkan Komisi Regulasi Energi Federal (FERC) sejak Mei bahwa tenggat waktu sangat krusial karena penundaan jalur pipa dapat mengancam keberlangsungan Project Jupiter.
"Project Jupiter remains on schedule, and we continue to work closely with our partners to move the project forward." kata juru bicara Oracle, Juru Bicara Perusahaan. Dampak dari penundaan infrastruktur energi ini direspons negatif oleh pasar modal, dengan saham Oracle tercatat merosot sekitar 4 persen pada perdagangan Jumat sore.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow