Jasa Marga Perkuat Integrasi Tiga Pilar Layanan Tol

Smallest Font
Largest Font

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan yang meliputi preservasi, rest area, dan informasi jalan tol guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jalan, dilansir dari Detik Finance.

Penguatan pilar tersebut menjadi bagian dari langkah transformasi perusahaan dalam menghadirkan layanan tol yang terintegrasi. Hal itu disampaikan saat kunjungan jajaran PT Danantara Asset Management ke Jasamarga Tollroad Command Center di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026).

"Langkah ini selaras dengan arahan Danantara Indonesia dalam mendorong transformasi pelayanan BUMN untuk meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Kami ingin mendorong transformasi peradaban melalui pergeseran dari infrastructure menjadi infraculture, dengan mengubah paradigma yang semula berfokus pada pengembangan jalan tol sebagai aset infrastruktur menuju budaya pelayanan terbaik dalam menghadirkan pengalaman perjalanan penuh arti melalui semangat melayani sepenuh hati," kata Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, Sabtu (29/8/2026).

Ketiga pilar tersebut mencakup fungsi preservasi untuk menjaga kualitas jalan, rest area sebagai tempat singgah yang nyaman, serta penyediaan informasi perjalanan yang akurat. Pada pilar preservasi, sistem TROOPS dan fasilitas Hawkeye diterapkan agar kondisi infrastruktur dapat teridentifikasi serta diperbaiki secara responsif.

Penanganan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) juga menjadi fokus utama keselamatan. Truk mencatat 13% dari total volume lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group, namun terlibat dalam sekitar 70% kejadian khusus.

"Karena itu, Jasa Marga terus berkolaborasi secara intensif dengan Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri. Integrasi sistem Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) dengan Weigh In Motion (WIM) dan RFID Reader menjadi penting untuk mendukung pengawasan kendaraan angkutan barang. Integrasi ini merupakan bagian dari upaya Jasa Marga mendukung penanganan Zero ODOL 2027 sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan," kata Rivan.

Di sektor fasilitas rest area, Jasa Marga melakukan penataan kawasan, penambahan SPKLU, serta pengelolaan sampah. Sementara pada layanan informasi, pengoptimalan JMTC didukung oleh ekosistem Travoy dan Radio Travoy FM untuk pemantauan data secara real time.

Dukungan atas langkah transformasi BUMN transportasi ini disampaikan oleh pihak Danantara Indonesia. Penguatan layanan dinilai penting karena BUMN berinteraksi langsung dengan publik.

"Karena itu, keberhasilan Jasa Marga tidak hanya diukur dari pertumbuhan traffic, pendapatan tol, maupun penyelesaian proyek strategis jalan tol, tetapi juga dari perubahan nyata yang dirasakan pengguna, antara lain kondisi jalan yang terjaga, perjalanan yang semakin lancar, keselamatan pengguna yang semakin terjamin, serta kemampuan mengantisipasi dan menangani gangguan secara cepat," kata Wamildan Tsani Panjaitan, Senior Director Transportation Sector PT Danantara Asset Management.

Ia turut mengapresiasi fitur pada aplikasi Travoy serta pengelolaan Travoy Rest KM 88A dan KM 88B Tol Cipularang. Namun, perluasan kanal informasi tetap didorong agar akses informasi perjalanan dapat dijangkau lebih banyak masyarakat.

Indeks Kepuasan Pelanggan Jasa Marga pada tahun 2025 mencapai angka 5,13 dari skala 6. Selain itu, tingkat kepuasan terhadap bantuan petugas pada semester I 2026 menembus 98,85% pada 32 ruas tol yang dioperasikan perusahaan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed