Delapan Belas Kafilah Ramaikan Jogja Takbir Festival 2026 di Malioboro

Smallest Font
Largest Font

Kawasan Jalan Malioboro menjadi arena unjuk kreativitas bagi 18 kafilah yang menyemarakkan malam takbiran dalam acara Jogja Takbir Festival (JT Fest) 2026 pada Jumat malam, 29 Mei 2026. Ajang tahunan ini mengusung tema Muhammadiyah Jogja, Songsong Peradaban Hijau Berkemajuan sebagai wadah syiar Islam sekaligus ekspresi budaya masyarakat.

Jumlah peserta pada tahun ini mencatatkan peningkatan signifikan dengan keterwakilan wilayah yang luas. Ketua Pelaksana JT Fest 2026, Luqman Abdurrahman, memerinci bahwa mayoritas kelompok yang berpartisipasi merupakan utusan resmi dari tiap kecamatan di wilayah Kota Yogyakarta.

"Terdapat 18 kafilah yang siap unjuk gigi. Dari jumlah tersebut, 14 di antaranya merupakan perwakilan dari 14 kemantren yang ada di Kota Yogyakarta," ujar Luqman Abdurrahman.

Persaingan dalam festival ini diprediksi berjalan ketat karena setiap tim menampilkan konsep yang inovatif untuk memperebutkan Piala Bergilir Gubernur DIY. Juara bertahan tahun lalu, kafilah Prizma Azmat Ngampilan, kembali ikut serta untuk mempertahankan gelar juara umum tersebut.

Panitia pelaksana menetapkan beberapa kategori penilaian tambahan untuk memacu kreativitas, yang meliputi bidang Takbir, Maskot, Musik, Display, dan Kostum. Selain itu, penyelenggaraan festival kali ini sengaja diselaraskan dengan program pengelolaan sampah dari pemerintah setempat.

"Tema ini juga selaras dengan program Masyarakat Jogja Olah Sampah [Mas Jos] yang saat ini sedang digencarkan Pemkot Jogja," kata Luqman Abdurrahman.

Rute pawai dimulai sejak pukul 19.00 WIB dengan titik awal di depan Gedung DPRD DIY, melintasi Jalan Malioboro, dan berakhir di sisi timur Museum Sonobudoyo. Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, memberikan apresiasi tinggi terhadap pemilihan lokasi dan waktu pelaksanaan acara.

"Alhamdulillah, ini keren karena akan diselenggarakan di kawasan Malioboro pada malam hari. Jadi, pasti indah dan menarik," ujar Hasto Wardoyo.

Masyarakat yang tidak bisa hadir langsung di lokasi dapat memantau seluruh rangkaian acara secara daring. Berdasarkan laporan Harianjogja.com, panitia menyediakan fasilitas siaran langsung melalui kanal YouTube resmi JT Fest hingga seluruh agenda parade selesai dilaksanakan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed