Kapolri Rotasi 108 Perwira Termasuk 10 Brigjen ke Lemdiklat
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi jabatan besar-besaran terhadap 108 perwira menengah serta perwira tinggi di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia pada Mei 2026.
Langkah penyegaran organisasi ini tertuang dalam Surat Telegram Rahasia Nomor ST/960/KEP.2026 yang ditandatangani oleh As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar pada Kamis, 7 Mei 2026. Berdasarkan keputusan tersebut, sebanyak 10 perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal Polisi mendapatkan penugasan baru di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan atau Lemdiklat Polri.
Beberapa perwira tinggi bintang satu yang mengalami pergeseran posisi ke Lemdiklat Polri di antaranya adalah Wakil Gubernur Akpol Brigjen Muhammad Taslim Chairuddin serta Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Golkar Pangarso Rahardjo. Pelantikan dan serah terima jabatan para perwira tinggi ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Rupattama Mabes Polri, Jakarta, pada Minggu, 17 Mei 2026.
Selain pergeseran tingkat Brigjen, upacara sertijab tersebut juga meresmikan Komjen R Z Panca Putra sebagai Kepala Lemdiklat Polri yang baru. Korps Bhayangkara juga melantik sejumlah pimpinan wilayah baru, seperti Brigjen Nasri sebagai Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Himawan Bayu Aji sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Arif Budiman sebagai Kapolda Maluku Utara, dan Irjen Kalingga Rendra Raharga sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat yang menggantikan Irjen Edy Wibowo.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa pergeseran posisi ini merupakan instrumen penting bagi penguatan struktur kelembagaan kepolisian.
"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis," ujar Johnny.
Menurut penjelasan dari Humas Polri, pergantian struktural ini diproyeksikan untuk mengoptimalkan efektivitas kerja korps dalam memberikan pelayanan, perlindungan, sekaligus pengayoman kepada masyarakat luas di berbagai wilayah.
"Mutasi jabatan pada institusi Polri merupakan bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel. Diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat langsung bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tutur Johnny kepada wartawan.
Melalui mutasi ini, kepolisian berkomitmen untuk terus memelihara solidaritas internal sekaligus meningkatkan kompetensi jajarannya demi menjawab dinamika tugas di masa depan.
"Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki para pejabat yang dilantik maupun melaksanakan sertijab hari ini, kami optimistis kinerja organisasi akan semakin baik dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan," tutur Johnny.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow