Katrina Llegado Raih Gelar Miss Supranational 2026
Katrina Llegado asal Filipina resmi dinobatkan sebagai Miss Supranational 2026 pada malam puncak kompetisi yang digelar di Strzelecki Park Amphitheater, Nowy Sącz, Polandia, Jumat (31/7/2026). Sementara itu, wakil Indonesia Agnes Aditya Rahajeng berhasil melangkah hingga babak Top 12.
Katrina yang memegang titel Miss Supranational Philippines 2026 berhasil meraih mahkota juara setelah bersaing di babak lima besar bersama kontestan dari Brasil, Republik Ceko, Prancis, dan Nigeria. Dalam sesi tanya jawab babak lima besar, pembawa acara menanyakan momen saat ia berhenti mencoba menjadi wanita yang diharapkan semua orang dan mulai menjadi wanita yang diinginkannya.
"Saya selalu percaya bahwa kita tidak seharusnya memaksakan diri masuk ke dalam cetakan tertentu. Kita ini sempurna dalam ketidaksempurnaan," jawab Katrina Llegado, Miss Supranational 2026.
Ia menegaskan perjuangannya dalam menghadapi tekanan standar kesempurnaan saat tampil di panggung internasional tersebut.
"Saya adalah seseorang yang bergulat dengan gagasan tentang kesempurnaan. Hari ini, saya hadir di sini untuk melakukan yang terbaik dan menjadi versi terbaik dari diri saya," lanjut Katrina Llegado, Miss Supranational 2026.
Penyelenggaraan edisi ke-17 ajang ini diikuti oleh 64 kontestan dari berbagai negara. Organisasi Miss Supranational juga memperkenalkan mahkota baru bernama Fioletowa Crown yang dirancang oleh perhiasan asal Venezuela, George Wittels, dengan batu permata berwarna ungu.
"Bagi kami, ungu bukan sekadar warna. Itu adalah ambisi, kerajaan, warna yang dikenakan seorang wanita ketika dia tidak perlu membuktikan apa pun lagi," jelas George Wittels, perancang perhiasan.
Dilansir dari Liputan6.com, Agnes Rahajeng yang mewakili Indonesia berhasil membawa pulang gelar Miss Supranational 2026 Continental Ambassador Asia & Oceania. Sepanjang malam final, Puteri Indonesia 2026 berusia 26 tahun tersebut menampilkan empat busana berbeda, mencakup opening gown anggun bernuansa ungu, mini dress satin putih saat Parade of Nations, setelan perpaduan wastra rancangan Yosafat Dwi Kurniawan, serta evening gown bernuansa rose gold karya Yogie Pratama.
Sebelumnya, dalam sesi National Costume Competition, Agnes memamerkan kostum bertema "The Enchanted Harvest of Dewi Sri: Gemah Ripah Loh Jinawi – A Vision of a World that Thrives in Harmony" karya Dibba. Pada sesi Preliminary Competition, ia membawakan gaun malam berkonsep living sculpture karya Hiantjen.
Ajang Miss Supranational 2026 juga menandai penerapan aturan baru, seperti mengizinkan mantan peserta kembali berkompetisi setelah jeda dua tahun dan memperbolehkan wanita bersatus cerai untuk mendaftar. Edisi ini turut mencatat debut dari Bahrain, British Virgin Islands, Tanzania, dan Uni Emirat Arab.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow