Kenji Tanigaki Rilis Film The Furious di Bioskop Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Sutradara Kenji Tanigaki resmi merilis film laga Hong Kong terbaru berjudul The Furious di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai Rabu, 17 Juni 2026. Film thriller action ini mengangkat isu perdagangan anak internasional dan mempertemukan kembali dua aktor laga papan atas Indonesia, Joe Taslim dan Yayan Ruhian.

Dilansir dari cnnindonesia.com, alur cerita The Furious berpusat di sebuah kota kawasan Asia Tenggara. Kisahnya mengikuti perjuangan Wang Wei, seorang tukang reparasi bisu yang mahir kungfu yang diperankan oleh Xie Miao, dalam menyelamatkan putrinya yang diculik oleh sindikat kriminal global pimpinan Paklung.

Dalam misi penyelamatan tersebut, Wang Wei dibantu oleh seorang jurnalis investigasi bernama Navin yang diperankan oleh Joe Taslim. Navin sendiri juga tengah bergerak mencari istrinya, Matia, seorang jurnalis yang hilang secara misterius setelah menyelidiki jaringan perdagangan anak tersebut.

Yayan Ruhian memerankan karakter bernama Tak, seorang petarung berbahaya dan tangan kanan Paklung yang membekali diri dengan senjata kukri serta busur panah. Pertemuan di film ini menjadi momen ketiga kalinya Joe Taslim dan Yayan Ruhian berhadapan di layar lebar setelah film The Raid (2011) dan Hit & Run (2019) menurut laporan duniaku.idntimes.com.

Kepada Kompas.com, Yayan Ruhian mengungkapkan bahwa penggunaan busur panah sebagai alat pertarungan jarak dekat menjadi sesuatu yang unik dan jarang ditampilkan dalam film aksi.

“Ini satu senjata yang kayaknya belum pernah digunakan sebagai alat untuk berantem. Karena ini senjata untuk perang, tapi kok bisa digunakan untuk berantem. Jadi hal yang langka dan mungkin saya sendiri belum pernah melihat bagaimana seseorang menggunakan panah sebagai alat untuk berantem jarak dekat,” kata Yayan Ruhian, Aktor.

Yayan mengaku harus menjalani pelatihan khusus bersama para pemain lainnya untuk mempersiapkan adegan laga yang kompleks tersebut.

“Kalau untuk perang oke gitu kan, perang menggunakan busur panah. Tapi bagaimana menggunakan panah untuk fight jarak dekat, busurnya itu yang bisa jadi senjata,” tambah Yayan Ruhian, Aktor.

Lebih lanjut, Yayan memastikan bahwa film The Furious menyajikan koreografi pertarungan yang jujur tanpa menggunakan pemeran pengganti.

“Pasti (ada latihannya terlebih dahulu), kami semua ada persiapannya,” ungkap Yayan Ruhian, Aktor.

Kenji Tanigaki selaku sutradara memang menginginkan agar penonton dapat merasakan emosi yang riil dari para aktor favorit mereka.

“Jadi koreografi yang sangat unik itu dan juga sangat kompleks. Tidak mungkin bisa dilakukan oleh orang yang tidak mempunyai pengalaman bela diri yang lama, atau minimal pengalaman yang panjang di screen fight. Kalau tidak ada, sih, susah,” tutur Yayan Ruhian, Aktor.

Dedikasi para pemain dan kru dalam film ini menghasilkan koreografi seni bela diri yang inventif, brutal, sekaligus indah layaknya sebuah balet.

“Memang kompleks banget dan tidak boleh double, tidak boleh menggunakan pemeran pengganti. Kenji juga sangat ingin menceritakan pertarungan ini secara jujur dan penonton bisa merasakan karakter-karakter itu benar-bener dimainkan oleh aktor-aktor yang mereka sayangi,” tambah Yayan Ruhian, Aktor.

Sementara itu, Joe Taslim menjelaskan kepada detik.com bahwa dirinya harus melakukan riset yang sangat mendalam untuk mendalami profesi jurnalis investigasi, termasuk menonton berbagai dokumenter mengenai perdagangan anak di Asia Tenggara.

“Banyak nonton dokumenter sih. Jadi dokumenter, terus banyak-banyak malah ada di ABC ya, TV-nya Australia, meneliti tentang child trafficking di Asia Tenggara juga banyak banget,” jelas Joe Taslim, Aktor.

Proses transisi dari riset ke eksekusi adegan di depan kamera diakui Joe berjalan sangat intens demi menyampaikan emosi duka dan amarah karakternya dengan baik.

“Jadi setelah mengetahui itu, baru masuk karakter, baru kita mendalami skrip yang ada. Jadi skrip yang ada itu apa? Perkembangannya seperti apa dari awal sampai akhir. Itu sih bener-bener persiapan dari awal sampai akhir itu sangat intens,” pungkas Joe Taslim, Aktor.

Film The Furious mendapat apresiasi tinggi dari para kritikus film hingga meraih skor 97 persen di situs agregator Rotten Tomatoes. Pujian juga datang dari sutradara sekaligus bos DCU, James Gunn, yang menyempatkan diri menonton film ini bersama kru dan pemeran film Man of Tomorrow.

“Baru aja pergi bareng beberapa kru dan cast #ManofTommorrow buat nonton #TheFurious. Aku gak pernah nyangka (Kenji Tanigaki) bisa melampaui dirinya sendiri setelah Walled In, tapi beneran deh The Furious itu menunjukkan kalau dia adalah salah satu sutradara film action terbaik saat ini. Kami suka banget (dengan filmnya),” tulis James Gunn, Sutradara.

Selain Xie Miao, Joe Taslim, dan Yayan Ruhian, film produksi Hong Kong ini juga dimeriahkan oleh sederet aktor laga internasional seperti JeeJa Yanin, Brian Le, Joey Iwanaga, Sahajak Boonthanakit, dan Yang Enyou.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed