Kericuhan Peluncuran Jam Tangan Swatch AP Picu Penutupan Toko di AS
Peluncuran koleksi jam saku kolaborasi Swatch dan Audemars Piguet memicu kerumunan besar hingga menyebabkan kekacauan dan penutupan paksa gerai di beberapa mal Amerika Serikat pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Pihak kepolisian Oak Brook melaporkan bahwa ratusan orang telah memadati area Oak Brook Center Mall sejak Sabtu pagi demi mendapatkan koleksi Royal Pop tersebut. Akibat situasi yang tidak kondusif, manajemen Swatch mengambil keputusan mendadak untuk membatalkan operasional toko pada hari itu.
"People were lining up for a new watch release. However, Swatch has made the decision that they will not open today at the Oak Brook location," kata kepolisian Oak Brook kepada ABC7.
Koleksi jam saku hasil kemitraan dengan produsen jam tangan mewah Swiss tersebut dijual seharga 400 dolar AS, namun dilaporkan telah dijual kembali secara daring dengan harga menembus 1.000 dolar AS. Mengantisipasi eskalasi massa di seluruh dunia, produsen jam tersebut langsung mengeluarkan pernyataan resmi terkait prosedur keselamatan.
"To all our dear fans worldwide of our AP x Swatch collab, launched on May 16. To ensure the safety of both our customers and our staff in Swatch stores, we kindly ask you not to rush to our stores in large numbers to acquire this product," ujar Swatch dalam pernyataan tertulisnya.
Perusahaan tersebut menambahkan bahwa persediaan produk masih akan tersedia hingga beberapa bulan ke depan guna meredam kepanikan pembeli.
"The Royal Pop Collection will remain available for several months. In some countries, queues of more than 50 people cannot be accepted, and sales may need to be paused," kata Swatch dalam rilis resminya.
Sementara itu, kericuhan yang lebih parah terjadi di Roosevelt Field Mall, New York, di mana ratusan pembeli berkumpul sejak pukul 01.40 dini hari. Kepolisian Nassau County terpaksa dikerahkan ke lokasi setelah antrean tidak terkendali dan berujung pada penangkapan beberapa orang.
"It was a large crowd, but nothing really happened, as far as any felonies, as far as I'm aware," kata juru bicara kepolisian Nassau County kepada Newsday.
Pihak berwenang menyatakan bahwa penanganan dokumen perkara tersebut masih memerlukan pemenuhan syarat formal tertentu sebelum informasi detail dapat dibagikan kepada publik.
"So, it's not really something that I get information about, unless it meets certain requirements," ujar juru bicara kepolisian Nassau County menambahkan.
Berdasarkan rekaman video di media sosial, petugas kepolisian tampak menggunakan semprotan bela diri untuk menahan massa yang saling mendorong di pintu masuk mal. Salah seorang pembuat konten jam tangan, Chris Salih, menyaksikan langsung aksi saling dorong dan perkelahian di tengah kerumunan yang diperkirakan mencapai 500 orang tersebut.
"A lot of people were pushing each other, there were fights, there were people arrested and there was pepper spray used by the police," ujar Salih dalam unggahan video di akun Instagram miliknya.
Manajemen Swatch melalui akun Facebook resmi mengonfirmasi bahwa penutupan beberapa gerai di Amerika Serikat terpaksa dilakukan demi alasan keselamatan publik, sementara jadwal pembukaan kembali toko masih belum ditentukan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow