Klub Besar Eropa Berebut Tanda Tangan Gelandang Lille Ayyoub Bouaddi
Gelandang remaja klub Lille, Ayyoub Bouaddi, memicu perebutan transfer sengit di antara sejumlah klub raksasa Eropa setelah menampilkan performa memukau bersama tim nasional Maroko pada Piala Dunia 2026.
Pemain berusia 18 tahun tersebut dilaporkan menarik minat serius dari Real Madrid, Arsenal, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Chelsea, Bayern Munich, hingga PSG setelah membantu Maroko menembus babak 16 besar.
Lille menetapkan harga sebesar 100 juta euro bagi klub yang ingin langsung merekrutnya, atau potongan harga menjadi 75 hingga 80 juta euro jika bersedia meminjamkannya kembali ke klub Prancis tersebut selama satu musim.
Mantan pemain internasional Maroko, Hassan Kachloul, memberikan penilaian positif mengenai kualitas yang dimiliki oleh sang gelandang muda saat bertanding di lapangan.
"Anyone who has watched him at Lille knows his level," ujar Hassan Kachloul, mantan pemain internasional Maroko.
Kachloul menambahkan bahwa gelandang bertinggi badan 185 sentimeter tersebut memiliki ketahanan fisik yang kuat serta rasa percaya diri yang tinggi meski harus berhadapan dengan pemain-pemain senior dunia.
"Against players like Casemiro, Lucas Paqueta and Bruno Guimaraes, he showed not just quality but personality - a kind of positive arrogance. He had confidence, a great aura and a strong presence on the pitch. He thrives in that environment." kata Hassan Kachloul, mantan pemain internasional Maroko.
Sementara itu, jurnalis sepak bola Maroko, Amine el Amri, turut memberikan analisis mengenai rumor transfer yang sedang mengitari talenta muda asal klub Lille tersebut.
"It is natural that a player that is having such a good World Cup is being linked with big clubs." kata Amine el Amri, jurnalis sepak bola Maroko.
El Amri menilai bahwa situasi saat ini menjadi momen yang sangat sensitif bagi kelanjutan karier sang pemain yang baru berpindah kewarganegaraan dari Prancis ke Maroko pada Mei lalu.
"However, that makes it a delicate period in his development because he needs to keep his feet on the ground and not to be taken out of his context - he is 18 years old." kata Amine el Amri, jurnalis sepak bola Maroko.
Menurut El Amri, klub-klub Premier League kini memiliki standar baru dalam merekrut pemain muda dengan menitikberatkan pada aspek kemampuan teknik serta fisik.
"Premier League clubs are now targeting younger players, it is not just about experience, it is how good you are in terms of footballing skill. It is also about physicality so I think he has got all those attributes." kata Amine el Amri, jurnalis sepak bola Maroko.
Lebih lanjut, El Amri meyakini bahwa bakat besar yang dimiliki oleh Bouaddi berpotensi menjadikannya sebagai salah satu gelandang terbaik di kancah sepak bola dunia.
"He has the potential to be one of the best midfielders ever in the game, not just for Morocco," kata Amine el Amri, jurnalis sepak bola Maroko.
Meskipun performanya menuai banyak pujian, El Amri mengingatkan agar Bouaddi tetap menjaga fokus dan bekerja keras demi mempertahankan kualitas permainannya.
"He has such talent but he has to keep his cool and his feet on the ground. You can't be a star if you don't work hard enough." kata Amine el Amri, jurnalis sepak bola Maroko.
Secara postur dan gaya bermain, karakteristik Bouaddi dinilai memiliki banyak kemiripan dengan mantan gelandang bertahan legendaris asal Spanyol dan Barcelona.
"At first glance, he reminds you a lot of [former Spain and Barcelona midfielder] Sergio Busquets. He is very tall but also not very muscular. Normally you would get players with muscles in the number six or eight position." kata Amine el Amri, jurnalis sepak bola Maroko.
Kelebihan utama dari pemain muda ini terletak pada ketenangannya dalam menguasai bola serta kemampuannya menekan lawan tanpa melakukan pelanggaran.
"What he does best is keep his cool when he has the ball and when he is pressing. He doesn't commit a lot of fouls, which is what made Busquets a complete midfielder." kata Amine el Amri, jurnalis sepak bola Maroko.
Di luar aktivitas sepak bola, kepribadian santun yang dimiliki Bouaddi membuatnya sangat digemari oleh masyarakat di Maroko.
"Everybody loves Bouaddi in Morocco. Not just because he is such a good player but off the field he is - as we say - the perfect son in law." kata Amine el Amri, jurnalis sepak bola Maroko.
Faktor akademis seperti kepemilikan diploma sekolah menengah di bidang matematika dan fisika juga menjadi bukti nyata dari kecerdasan intelektual sang pemain.
"He gained his high school diploma in mathematics and physics which shows the intelligence and IQ of this player." kata Amine el Amri, jurnalis sepak bola Maroko.
Gabungan antara performa di lapangan hijau serta karakter personal yang baik dinilai menjadi modal yang sangat lengkap bagi masa depannya.
"He has got what it takes to be not only be a fantastic player but a very good human being too and people in Morocco identify with that." kata Amine el Amri, jurnalis sepak bola Maroko.
Menanggapi berbagai spekulasi mengenai masa depannya di level klub, Bouaddi menegaskan komitmen penuhnya untuk fokus membela negaranya di turnamen internasional.
“Saya sadar betul keistimewaan membela warna ini,” ujarnya.
Bouaddi memilih untuk mengesampingkan pembicaraan transfer eksternal demi memberikan performa terbaik bagi Maroko di sisa laga kompetisi.
“Untuk saat ini, saya hanya fokus pada Piala Dunia bersama Maroko,” katanya.
Rekan setimnya di Lille, Olivier Giroud, turut melontarkan pujian sekaligus gurauan mengenai kemampuan komprehensif yang dimiliki oleh gelandang muda tersebut.
“Dia pemain lengkap. Satu-satunya yang perlu ditingkatkan adalah penyelesaian akhir,” kata Giroud.
Dilansir dari Sky Sports, manajemen Manchester United dikabarkan telah melakukan pemantauan lanjutan terhadap performa sang pemain menjelang laga krusial Maroko.
"United are believed to have made further checks on Lille and Morocco midfielder Bouaddi this week as the 18-year-old continues to impress at the World Cup and prepares for a last-16 meeting with Canada on Saturday." demikian dilansir dari Sky Sports.
Hingga saat ini, manajemen Manchester United masih terus mempertimbangkan keputusan untuk mengajukan proposal penawaran resmi kepada Lille.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow