Konser F4 Dongkrak Okupansi Hotel Sekitar GBK hingga 90 Persen
Penyelenggaraan konser reuni grup vokal F4 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, sukses mendongkrak tingkat okupansi hotel di sekitarnya hingga mencapai 90 persen pada akhir pekan ini.
Lonjakan keterisian kamar tersebut dirasakan langsung oleh sejumlah pengelola akomodasi di kawasan Senayan. Salah satunya adalah Hotel Fairmont Jakarta, akomodasi mewah dengan fasilitas 488 kamar yang berjarak kurang dari tiga kilometer dari lokasi acara.
"Kisaran untuk di weekend ini sekitar 90 persen. Jadi it's really good karena banyak fansnya yang datang dan semua orang bernostalgia," kata Head of Marketing Communications Fairmont Jakarta, Marlene Frans Danusutedjo, saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (29/5/2026) malam.
Marlene menjelaskan bahwa kedekatan lokasi menjadi alasan utama para penonton konser memilih menginap di hotel yang menawarkan sembilan tipe kamar berbeda ini.
"Karena kan orang pasti cari kenyamanan ya, terus lokasinya juga dekat, dan melihat fasilitas hotelnya juga," tutur Marlene Frans Danusutedjo.
Marlene juga menambahkan bahwa lonjakan permintaan dari konsumen secara otomatis memengaruhi penyesuaian harga sewa kamar yang kini dipasang mulai dari Rp 3 jutaan per malam.
"Memang biasanya itu mengikuti (demand)," kata Marlene Frans Danusutedjo.
Dampak positif ini juga dirasakan oleh Hotel Best Western Senayan yang mencatat tingkat hunian sebesar 80 hingga 85 persen selama periode libur panjang akhir pekan dari Jumat (29/5/2026) sampai Minggu (31/5/2026).
"Di long weekend ini memang ada peningkatan dari hari Jumat tanggal 29 Mei sampai tanggal 31 Mei nanti. Saat ini okupansi hotel kami sekitar 80-85 persen," kata Marketing Communication Hotel Best Western Senayan, Armenia Tasya, saat dihubungi Kompas.com pada hari yang sama.
Armenia, yang akrab disapa Armen, memaparkan bahwa hotel bintang tiga dengan total 137 kamar ini mengandalkan posisi strategis sebagai nilai jual utama bagi para pengunjung acara di GBK.
"Hotel Best Western memang fokusnya di bisnis dan event karena kita memang enggak ada fasilitas yang lebih ya, enggak ada kolam atau gym. Jadi, memang USP (Unique Selling Proposition) kita tuh adalah lokasi," ungkap Armenia Tasya.
Peningkatan permintaan ini turut memicu penyesuaian tarif berkisar antara Rp 1,5 juta hingga Rp 1,8 juta per malam, yang dinamika harganya selalu dipantau berkala oleh manajemen.
"Tarif hotel itu pasti akan lebih tinggi kalau ada event-event yang diadakan di sekitar hotel atau di sekitar Senayan ya khususnya," kata Armenia Tasya.
Pihak manajemen hotel secara rutin mengawasi agenda kegiatan di area sekitar guna merespons lonjakan pemesanan kamar.
"Kalau sekarang terutama untuk konser-konser gitu. Jadi, tarif hotelnya pasti lebih tinggi," sambung Armenia Tasya.
Lonjakan tamu dari kalangan penggemar F4 juga dialami oleh ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta, hotel bintang empat berkapasitas 463 kamar dengan tarif mulai Rp 1 jutaan per malam yang sebelumnya beroperasi sebagai Hotel Century Senayan.
"Kalau dibilang peningkatan okupansi, itu ada karena memang bisa dibilang Artotel Gelora Senayan Jakarta posisinya dekat dengan Gelora Bung Karno ya yang banyak konser dan segala macam," tutur Marketing Communications Manager ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta, Annisa Rachmawati.
Meskipun tidak merinci angka pasti persentase okupansi hotelnya, Annisa mengungkapkan bahwa sebagian besar penonton konser memesan kamar untuk durasi satu hingga dua malam.
"Tapi memang untuk konser F4 ini tidak disangka-sangka animonya keren banget sih kayaknya karena yang nontonnya udah pada kangen kali ya sama F4-nya," tutur Annisa Rachmawati saat dihubungi Kompas.com, Kamis (28/5/2026).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow