KRC Genk Imbangi Standard Liege di Europe Play-offs Liga Belgia
KRC Genk mengimbangi Standard Liege pada pertandingan penentu posisi puncak klasemen Europe Play-offs Liga Belgia di Stadion Sclessin, Luik, pada Sabtu malam, 16 Mei 2026. Laga krusial ini mempertemukan kedua tim demi memperebutkan satu tiket babak penentuan kompetisi Eropa.
Hasil pertandingan ini membuat kedua klub kini sama-sama mengoleksi 34 poin di klasemen sementara. Sebelum pertandingan ini, KRC Genk memimpin klasemen babak play-off setelah berhasil mengalahkan Westerlo dengan skor telak 3-0, sementara Standard Liege menyamakan poin usai meraih kemenangan 2-1 atas OH Leuven.
Sesuai regulasi liga, Genk tetap berhak menduduki posisi pertama karena memimpin poin sebelum fase play-off dimulai. Persaingan ini menjadi sangat ketat mengingat pemenang dari Europe Play-offs akan mendapatkan kesempatan bertanding memperebutkan tiket terakhir menuju kompetisi Eropa melawan tim dari Champions Play-offs.
| Pos | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Kebobolan | Selisih Gol | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Genk | 38 | 14 | 13 | 11 | 55 | 53 | 2 | 34 |
| 2 | Standard Liège | 38 | 15 | 9 | 14 | 42 | 43 | -1 | 34 |
| 3 | Westerlo | 38 | 14 | 10 | 14 | 49 | 53 | -4 | 33 |
| 4 | Sporting Charleroi | 38 | 13 | 8 | 17 | 47 | 49 | -2 | 30 |
| 5 | Antwerp | 38 | 12 | 8 | 18 | 41 | 48 | -7 | 27 |
| 6 | OH Leuven | 38 | 10 | 9 | 19 | 40 | 57 | -17 | 22 |
Jalannya pertandingan babak pertama di Stadion Sclessin langsung berjalan sengit. Tim tuan rumah Standard Liege menekan melalui kombinasi lini depan yang dimotori oleh Abid dan Eckert Ayensa, namun kapten Genk Bryan Heynen berhasil menyapu bahaya di lini pertahanan.
KRC Genk kemudian berbalik menguasai bola dan menciptakan peluang emas lewat tendangan Robin Mirisola. Walakin, upaya penyerang muda tersebut masih mampu diamankan oleh barisan pertahanan Standard Liege.
Dalam laga ini, tim tamu terpaksa tampil tanpa dua pemain andalan mereka, Kos Karetsas dan Daan Heymans, yang dipastikan absen setelah gagal pulih tepat waktu dari cedera. Kondisi kebugaran skuad yang tengah berpacus dengan waktu sempat dijelaskan oleh pelatih Genk sebelum pertandingan dimulai.
"De blessures van Heymans en Karetsas vielen beter dan verwacht, maar het wordt een race tegen de klok om hen klaar te krijgen. We nemen geen risico’s en nemen enkel spelers mee die 100 procent fit zijn. Ook Medina blijft nog twijfelachtig." ujar Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk.
Hayen juga memberikan kewaspadaan tinggi mengenai pola permainan agresif dengan intensitas tinggi yang ditunjukkan oleh tim tuan rumah sepanjang jalannya laga di kota Luik.
"Standard zal ons bekampen met heel veel intensiteit. In onze thuiswedstrijd hebben we al laten zien hoe we dat kunnen ontmantelen. Standard heeft in de vorige wedstrijden bewezen dat ze het ons moeilijk kunnen maken, dus we weten wat ons te wachten staat." kata Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk.
Meskipun menghadapi situasi sulit akibat hilangnya beberapa pilar penting, juru taktik tersebut tetap menargetkan hasil maksimal demi menjaga peluang lolos ke kompetisi Eropa tetap berada di tangan mereka sendiri.
"Zaterdag moeten we negentig minuten vol aan de bak. Alles is nog mogelijk en alle elementen zijn aanwezig om het beste van onszelf te tonen. Een goed resultaat is belangrijk om alles in eigen handen te houden. De focus ligt volledig op onszelf. We staan voor een cruciaal tweeluik en weten wat ons te doen staat." pungkas Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk.
Sebelumnya, Nicky Hayen juga sempat menekankan pentingnya peningkatan standar performa bagi seluruh elemen tim demi menjaga asa di babak play-off ini, terutama setelah mereka sempat menderita kekalahan dari Charleroi.
"We hebben de afgelopen week veel besproken. Iedereen weet waar we naartoe willen. Die standaard moet zowel voor de spelers als de staf een stuk hoger liggen," ujar Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk.
Di sisi lain, mantan pelatih Westerlo juga sempat mengomentari kesiapan timnya saat menghadapi agresivitas Genk pada pertandingan pekan sebelumnya yang berakhir dengan kemenangan telak bagi tim asuhan Hayen.
"Genk heeft iets te bewijzen, dus we verwachten veel agressiviteit. Maar we kunnen zeker terugvechten," kata Charaï, Pelatih Westerlo.
Sementara itu, penurunan performa Racing Genk sepanjang musim ini mendapat sorotan tajam dari pengamat sepak bola Thomas Chatelle yang menilai komposisi skuad saat ini masih kekurangan banyak elemen untuk bersaing di papan atas liga.
"Het Genk-bestuur zal sowieso grondig moeten nadenken over hoe ze hun kern willen versterken richting volgend seizoen. Want om mee te strijten voor de titel, ontbreekt het zowat aan alles", kata Thomas Chatelle, Analis Sepak Bola.
Walakin, Chatelle melihat potensi besar pada beberapa pemain muda di dalam skuad Genk saat ini, termasuk penjaga gawang Lucca Brughmans yang dinilai tampil menjanjikan selama fase play-off berlangsung.
"Brughmans toont in deze PO's wel zijn potentieel. Als hij ook in de laatste drie wedstrijden beslissend kan zijn, dan is hij misschien definitief vertrokken als eerste doelman", tutur Thomas Chatelle, Analis Sepak Bola.
Pada sisa kompetisi Europe Play-offs yang tinggal menyisakan dua pertandingan lagi, KRC Genk dijadwalkan akan menghadapi tantangan dari Antwerp dan OH Leuven, sedangkan Standard Liege akan bertanding melawan Westerlo serta rival lokal mereka Sporting Charleroi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow