KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota Perjalanan Kereta Sempat Terganggu
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line No 1203 relasi Bogor-Jakarta Kota mengalami anjlok saat hendak memasuki jalur 9 Stasiun Jakarta Kota pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 08.13 WIB. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan aman tanpa ada korban jiwa.
Insiden tersebut sempat memicu keterlambatan pada perjalanan KRL serta berpotensi berdampak pada jadwal beberapa kereta api jarak jauh keberangkatan Stasiun Gambir. Petugas teknis beserta kereta penolong langsung dikerahkan ke lokasi untuk menangani evakuasi gerbong dan pemulihan jalur.
KAI Commuter mengonfirmasi bahwa penanganan penumpangan dilakukan segera setelah kejadian guna memastikan keselamatan seluruh pengguna moda transportasi tersebut.
"Seluruh pengguna yang ada di dalam Commuter line tersebut sudah dievakuasi dan semua dalam kondisi aman," kata Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan.
Penanganan di lokasi kejadian sempat membuat pelayanan operasional di Stasiun Jakarta Kota dialihkan ke jalur lain guna meminimalisasi dampak keterlambatan.
"Hingga pukul 08.44 WIB, bagi pengguna Commuter Line di Stasiun Jakarta Kota tujuan Bogor untuk sementara hanya dilayani menggunakan jalur 10 atau 11 di Stasiun Jakarta Kota," tambah Leza Arlan.
Guna menekan antrean perjalanan, pihak pengelola juga memberlakukan rekayasa pola operasi perjalanan rute Bogor.
"Untuk menekan keterlambatan, KAI Commuter juga melakukan rekayasa pola operasi perjalanan Commuter Line Bogor hanya sampai Stasiun Jayakarta dan Stasiun Manggarai untuk kembali ke Bogor," kata Leza Arlan.
Penanganan terhadap kendala operasional ini dilakukan secara menyeluruh oleh pihak PT KAI dan KAI Commuter untuk menstabilkan arus lalu lintas kereta.
"Saat ini petugas terkait dan kereta penolong sudah diberangkatkan ke lokasi untuk proses penanganan," kata Leza Arlan.
Dampak dari anjloknya gerbong kereta tersebut juga dirasakan oleh perjalanan kereta api jarak jauh yang melintas dari Stasiun Gambir.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menyatakan bahwa beberapa perjalanan KA jarak jauh berpotensi mengalami keterlambatan, seperti KA Argo Dwipangga, Parahyangan, Pandalungan, Sembrani, dan Manahan.
"KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Saat ini KAI sudah melakukan proses penanganan dan mengurangi dampak kelambatan perjalanan kereta api melalui rekayasa operasi," ujar Franoto Wibowo.
Proses evakuasi dan perbaikan jalur terus diprioritaskan agar fasilitas transportasi publik tersebut dapat beroperasi penuh kembali secara aman.
"Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama dalam proses penanganan ini," katanya Franoto Wibowo.
Imbas peristiwa tersebut, sebanyak 21 perjalanan Commuter Line Bogor tercatat mengalami keterlambatan dengan durasi antara 15 hingga 48 menit. Meskipun demikian, pantauan di sejumlah stasiun seperti Citayam, Depok, dan Depok Baru menunjukkan tidak terjadi penumpukan penumpang yang parah dan kondisi peron relatif normal.
Layanan perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota telah kembali beroperasi secara lancar dan normal keluar-masuk Stasiun Jakarta Kota sejak pukul 10.30 WIB.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow