Kroasia Tantang Panama demi Jaga Peluang Babak Grup
Tim nasional Kroasia akan menghadapi Panama pada pertandingan kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Toronto Stadium, Kanada, pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 06.00 WIB, demi mengamankan poin perdana setelah kedua tim menelan kekalahan di laga pembuka.
Dilansir dari metrotvnews.com, Kroasia sebelumnya takluk 2-4 dari Inggris, sementara Panama kalah tipis 0-1 dari Ghana. Pertemuan di Toronto ini akan menjadi laga perdana bagi kedua negara yang belum pernah bertanding dalam ajang resmi maupun persahabatan.
Kroasia yang kini berada di peringkat 11 dunia akan mengandalkan kapten veteran mereka, Luka Modric, yang bersiap melakoni pertandingan internasional ke-200 sepanjang kariernya. Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, menegaskan pentingnya peran sang kapten di dalam skuad Vatreni yang kini banyak dihuni pemain muda.
"He truly is a phenomenon, and helps me," kata Dalic, Head Coach Kroasia.
Dalic menambahkan bahwa Modric menjadi panutan bagi para pemain muda mengenai cara bersiap dan berperilaku di dalam tim nasional.
"He’s my right hand on the pitch," ujar Dalic, Head Coach Kroasia.
Gelandang Kroasia, Mateo Kovacic, turut memberikan kesaksian mengenai karakter pantang menyerah yang dimiliki oleh rekan setimnya tersebut.
"His key feature is the fact that he never gives up," tutur Kovacic, Pemain Kroasia.
Kovacic menilai kualitas Modric sudah tidak perlu dipertanyakan lagi karena sang gelandang selalu menjadi pemimpin di dalam maupun di luar lapangan.
"This is what he has shown in the past years, and I think there is no need to talk anymore about his qualities," ucap Kovacic, Pemain Kroasia.
Menjelang pertandingan di Toronto Stadium, Dalic meminta anak asuhnya untuk tampil berani dan menentukan sejak awal laga karena menyandang status unggulan.
"Once you lose, you keep waiting for the new game to come," kata Dalic, Head Coach Kroasia.
Dalic juga menyampaikan apresiasi besar kepada komunitas keturunan Kroasia di Kanada yang diperkirakan akan memadati stadion untuk memberikan dukungan langsung.
"So it was a longer period of time, six or seven days in a row," ujar Dalic, Head Coach Kroasia.
Kroasia berharap kehadiran para pendukung dari berbagai negara di "Croatia House" Toronto dapat menjadi pembeda di atas lapangan.
"We wholeheartedly thank them for the support they’ve provided to us," tutur Dalic, Head Coach Kroasia.
Di sisi lain, pelatih Panama, Thomas Christiansen, menyebut kekalahan dramatis dari Ghana lewat gol menit ke-95 sebagai hal yang menyakitkan bagi timnya. Kendati demikian, Christiansen tetap optimistis sistem pertahanan rendah yang diusung skuadnya mampu merepotkan lawan.
"He’s the leader on the pitch and outside the pitch."," kata Christiansen, Head Coach Panama.
Christiansen menyadari tantangan menghadapi peringkat ke-11 dunia sangat berat, namun ia menegaskan ambisinya untuk membawa Los Canaleros meraih poin pertama sejarah mereka di Piala Dunia.
"But [on Tuesday] we must be very courageous, very brave, very decisive, determined," ujar Christiansen, Head Coach Panama.
Panama dipastikan tampil tanpa gelandang andalan Adalberto Carrasquilla yang mengalami cedera pangkal paha, sehingga Christiansen kemungkinan besar mempertahankan formasi 3-4-3 untuk meredam agresivitas Kroasia.
"We are the favourite," tutur Christiansen, Head Coach Panama.
Pertandingan ini akan dipimpin oleh wasit Pierre Ghislain Atcho asal Gabon, dengan ribuan pendukung Kroasia dilaporkan siap membentangkan bendera raksasa sepanjang 100 meter dari Dufferin Gate menuju stadion.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow