Kurs Dolar AS di BNI Tembus Rp18.092 pada 28 Juli 2026
Kurs dolar AS di Bank Negara Indonesia (BNI) pada Selasa, 28 Juli 2026, mencapai posisi jual tertinggi Rp18.092 per dolar AS di layanan special rates. Pergerakan ini terjadi seiring pelemahan nilai tukar rupiah yang dipicu oleh kondisi geopolitik di Timur Tengah.
Bank BNI menetapkan kurs beli dolar AS di special rates sebesar Rp18.062 dan kurs jualnya Rp18.092. Di sisi lain, kurs TT counter berada pada Rp17.760 untuk beli dan Rp18.060 untuk jual, sedangkan kurs bank notes tercatat Rp17.880 untuk beli dan Rp18.180 untuk jual.
Perbandingan dengan data Sabtu, 25 Juli 2026, menunjukkan adanya kenaikan signifikan, sebab kurs jual special rate pada hari tersebut masih di angka Rp17.995, sedangkan kurs beli Rp17.895.
Perbandingan dengan Bank Lain
Jika dibandingkan dengan bank-bank besar lain, kurs dolar AS pada 28 Juli 2026 adalah sebagai berikut:
- BCA (e-rate): beli Rp18.082, jual Rp18.102
- Bank Mandiri (special rate): beli Rp18.060, jual Rp18.090
- BRI: beli Rp17.992, jual Rp18.024
Hal ini memperlihatkan bahwa kurs dolar di BNI relatif sejalan dengan pergerakan di bank besar lainnya, namun sedikit lebih tinggi pada kurs jual dibandingkan BRI dan Bank Mandiri.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Kurs
Menurut laporan dari www.beritadata.com, pelemahan rupiah hingga Rp18.074 per dolar AS pada perdagangan Selasa pagi tersebut, tercatat melemah sebanyak 65 poin atau sekitar 0,36% dibanding hari sebelumnya. Pelemahan ini dipicu oleh konflik geopolitik yang terjadi di Selat Bab el-Mandeb, kawasan strategis di Timur Tengah yang berimbas pada volatilitas pasar valuta asing global.
Indeks dolar AS juga melemah 0,09% ke posisi 101,35, yang turut memberi tekanan pada nilai tukar rupiah. Kondisi ini membuat kurs valuta asing khususnya dolar AS mengalami fluktuasi signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Dampak dan Respon Pasar
Ketua Asosiasi Bank Umum Nasional menyatakan, "Kondisi geopolitik yang tidak menentu menyebabkan fluktuasi nilai tukar yang perlu diwaspadai oleh pelaku pasar dan nasabah bank." Pernyataan ini menegaskan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi gejolak pasar saat ini.
Data Perbandingan Kurs di BNI
| Jenis Kurs | Beli (Rp) | Jual (Rp) |
|---|---|---|
| Special Rate | 18.062 | 18.092 |
| TT Counter | 17.760 | 18.060 |
| Bank Notes | 17.880 | 18.180 |
Menurut investor.id, pergerakan nilai tukar di BNI mencerminkan kondisi pasar valuta asing yang masih penuh tantangan dan dipengaruhi oleh faktor eksternal.
"Kondisi geopolitik yang bergejolak mempengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, sehingga kami terus memantau perkembangan pasar secara ketat," ujar Kepala Divisi Valas Bank BNI.
Dengan kondisi ini, warga dan pelaku usaha disarankan untuk memantau terus perkembangan nilai tukar agar dapat mengambil keputusan finansial yang lebih baik.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow