RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Layanan Berjalan Pascakebakaran PPJT

Smallest Font
Largest Font

Manajemen RSUD Dr Soetomo Surabaya memastikan operasional pelayanan kesehatan tetap berjalan normal setelah insiden kebakaran melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) pada Jumat (15/5) pagi. Sebanyak 44 pasien berhasil dievakuasi ke berbagai ruang perawatan intensif guna menjamin keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

Titik api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 06.30 WIB di ruang farmasi lantai 5 gedung tersebut. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengerahkan 13 unit armada untuk melokalisasi api yang diduga dipicu oleh korsleting listrik pada kabel lemari es di area seluas 12 meter persegi.

Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya, Cita Rosita Sigit Prakoeswa, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit segera mengaktifkan protokol tanggap darurat sesaat setelah api muncul. Langkah ini diambil untuk melindungi seluruh penghuni gedung dari risiko paparan asap dan api.

"Kami memastikan pelayanan rumah sakit tetap berjalan dengan penyesuaian operasional pada sejumlah area terdampak serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan keamanan fasilitas rumah sakit," kata Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Manajemen segera menunjuk tim komando untuk mengoordinasikan evakuasi pasien dan pengamanan aset medis penting. Cita menambahkan bahwa penanganan cepat ini didukung oleh kesiapan internal rumah sakit dalam menghadapi situasi darurat.

“Dalam 30 menit pertama telah diaktifkan Incident Commander dengan empat koordinator, yakni koordinator api, koordinator evakuasi pasien, koordinator pengamanan peralatan medis, dan koordinator pengamanan dokumen,” katanya Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Prioritas utama diletakkan pada pemindahan pasien ke area yang lebih aman seperti ROI, HCU Graha Amerta, dan ICU Gedung Bedah Pusat Terpadu. Seluruh proses perpindahan dilakukan dengan pengawasan ketat dari tenaga medis profesional.

"Prioritas utama penanganan insiden adalah keselamatan pasien, keluarga pasien, pengunjung, dan petugas rumah sakit," katanya Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Meskipun evakuasi berjalan terkendali, pihak rumah sakit melaporkan adanya empat tenaga kesehatan yang mengalami sesak napas. Sementara itu, satu pasien bernama Sutaji (46) asal Blora dilaporkan meninggal dunia saat menjalani proses stabilisasi di tengah situasi darurat.

"Total 27 pasien terdampak dan seluruhnya berhasil dievakuasi ke lokasi lebih aman," ujar Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Empat petugas yang membantu evakuasi harus mendapatkan perawatan medis karena sempat menghirup asap pekat di lokasi kejadian. Namun, Cita menegaskan bahwa kesiapan fisik dan mental petugas sudah teruji melalui program mitigasi rutin.

"Mereka sudah menggunakan alat pelindung, tetapi harus menerobos area terdampak asap,” kata Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Manajemen rumah sakit juga menekankan bahwa keberhasilan evakuasi adalah hasil dari simulasi berkala yang selama ini dijalankan. Hal ini menjadi bagian dari persiapan rumah sakit menghadapi penilaian standar internasional.

“Termasuk persiapan akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) yang dijadwalkan pada Agustus besok,” ujarnya Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Penyebab teknis munculnya asap di lantai lima masih dalam tahap investigasi resmi oleh pihak berwenang. Manajemen memilih bersikap hati-hati dalam memberikan pernyataan sebelum ada laporan final dari tim ahli di lapangan.

"Kami tidak berani berspekulasi, nanti teman-teman damkar yang menyampaikan hasilnya,” jelas Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Terkait keamanan area secara keseluruhan, tim internal RSUD Dr Soetomo telah melakukan penyisiran ulang di seluruh titik gedung. Hingga saat ini, situasi dipastikan telah terkendali sepenuhnya di bawah pengawasan petugas keamanan.

"Kondisi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan terkendali, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang," ujarnya Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr Soetomo, Ahmad Suryawan, memberikan klarifikasi khusus mengenai kematian satu orang pasien. Ia menegaskan bahwa kondisi kritis pasien tersebut sudah terjadi sebelum insiden kebakaran dimulai.

“Pasien sebelumnya telah mendapat dukungan tiga alat organ vital, paru-paru, jantung, dan ginjal serta dalam persiapan menjalani cuci darah sehingga pasien meninggal bukan karena asap, karena seluruh alat bantu tetap tersupport mesin saat proses evakuasi,” kata Ahmad Suryawan, Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr Soetomo.

Kabid Pemadam Kebakaran DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim, mengonfirmasi bahwa penanganan api selesai sekitar pukul 09.58 WIB. Tim pemadam menggunakan blower untuk mengeluarkan sisa asap dari dalam gedung agar kualitas udara kembali normal.

"Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik pada kabel lemari es di ruang farmasi di lantai 5. Luasan yang terbakar kurang lebih berukuran 4 meter x 3 meter," kata M. Rokhim, Kabid Pemadam Kebakaran DPKP Kota Surabaya.

Proses pemadaman dilakukan dari sisi internal maupun eksternal bangunan untuk mempercepat pendinginan suhu ruangan. Petugas juga memastikan dokumen rekam medis pasien dalam kondisi aman dari jilatan api.

"Kami juga melakukan penanganan kebakaran dari luar," sambung M. Rokhim, Kabid Pemadam Kebakaran DPKP Kota Surabaya.

Evakuasi mencakup lantai 1, 4, 5, dan 6 dengan total puluhan pasien yang dipindahkan oleh tim gabungan. Identitas pasien yang meninggal dunia dipastikan merupakan rujukan pascaoperasi jantung yang membutuhkan perawatan hemodialisis.

"Satu pasien dari lantai 6 dinyatakan meninggal dunia oleh Tim Medis IGD RSUD dr. Soetomo atas nama Sutaji (46) asal Kabupaten Blora," pungkas M. Rokhim, Kabid Pemadam Kebakaran DPKP Kota Surabaya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed