Liverpool Pertahankan Alisson Becker dari Kejaran Juventus

Smallest Font
Largest Font

Manajemen klub sepak bola Liverpool dilaporkan sangat percaya diri untuk mempertahankan penjaga gawang utama mereka, Alisson Becker, dari desakan transfer klub raksasa Italia, Juventus, menjelang turnamen Piala Dunia 2026.

Dilansir dari Tuttosport dan Sportitalia, Juventus telah mengajukan penawaran awal untuk memboyong kiper asal Brasil tersebut ke Turin demi bereuni dengan pelatih Luciano Spalletti. Meskipun tawaran tersebut masih berada di bawah angka yang diinginkan Liverpool, sang penjaga gawang dikabarkan tertarik untuk pindah ke Allianz Stadium walaupun Juventus absen di Liga Champions musim depan.

Namun, jurnalis Lewis Steele melaporkan bahwa situasi internal di Anfield cenderung menunjukkan indikasi kuat bahwa Liverpool sangat percaya diri untuk mempertahankan Alisson yang masih menyisakan kontrak satu tahun lagi setelah memicu klausul perpanjangan otomatis dua bulan lalu.

"I think as it stands, people are planning for him to stay." kata Lewis Steele, Jurnalis.

Pihak Liverpool merasa penahanan Alisson sangat krusial demi menjaga stabilitas ruang ganti menyusul kepergian figur pemimpin lain seperti Andrew Robertson dan Mohamed Salah. Kehilangan Alisson dinilai akan menjadi pukulan telak yang menyisakan kekosongan kepemimpinan yang masif bagi skuad asuhan Arne Slot tersebut.

"the caveat that we’re only in May and there’s still three months left of the window" tambah Lewis Steele, Jurnalis.

Meskipun Alisson kerap melewatkan 10 hingga 20 pertandingan per musim akibat cedera, kontribusinya saat berada di lapangan dinilai sangat mendongkrak performa tim secara keseluruhan. Stabilitas performa dan pengaruh luar biasa yang dibawa sang kiper membuat manajemen merasa risiko cedera tersebut sangat layak diambil.

"remains as important as ever to Liverpool" ujar Lewis Steele, Jurnalis.

Namun, kendali akhir tetap berada di tangan pemain itu sendiri karena adanya tekanan dari klub peminat. Jika Alisson bersikeras untuk hengkang, manajemen Liverpool dipastikan tidak bisa berbuat banyak untuk menahannya.

"does miss 10 to 20 games a season" kata Lewis Steele, Jurnalis.

Kendati demikian, Steele melihat gestur sang pemain pada laga terakhir musim lalu, di mana ia tidak emosional dan sempat memegang logo klub, mengindikasikan ia akan bertahan. Situasi perburuan ini dipastikan tetap berjalan dinamis sepanjang pembukaan bursa transfer musim panas.

"almost a risk worth taking for a player that elevates you so highly when he’s on the pitch" tutur Lewis Steele, Jurnalis.

Guna mengantisipasi transisi jangka panjang, Liverpool disarankan segera meminta Alisson bertahan setidaknya satu musim lagi sebelum dilepas secara bebas. Opsi ini dinilai menjadi jalan tengah terbaik bagi seluruh pihak yang terlibat.

"That doesn’t change the fact that Juventus want him." tegas Lewis Steele, Jurnalis.

Steele juga memperhatikan gerak-gerik Alisson saat pemanasan yang menunjukkan kecintaannya pada klub. Tindakan tersebut menguatkan keyakinan bahwa sang pemain tidak sedang merencanakan kepindahan dalam waktu dekat.

"ultimately Allison could say, ‘I’m sorry, but I’m going.’" tukas Lewis Steele, Jurnalis.

Ekspresi wajah dan ketenangannya di akhir laga juga memperkuat asumsi bahwa ia belum akan berpisah dengan publik Anfield. Jika Alisson benar-benar berniat pergi, ia diyakini akan menunjukkan reaksi yang jauh lebih emosional kepada para suporter.

"If you had to put your money either way, I would probably put it on him to stay now." prediksi Lewis Steele, Jurnalis.

Situasi ini pun menarik perhatian dari berbagai pihak luar yang mengamati perkembangan kondisi skuad Liverpool.

"it’s a fluid situation and it could change" ucap Lewis Steele, Jurnalis.

Langkah manajemen untuk mempertahankan sang penjaga gawang dinilai sebagai keputusan krusial bagi masa depan tim.

"Liverpool should be just saying to him, please just give us one more year and then we’ll let you go." sebut Lewis Steele, Jurnalis.

Komitmen pemain di lapangan menjadi indikator kuat mengenai arah kebijakan transfer klub selanjutnya.

"the best situation for all parties" nilai Lewis Steele, Jurnalis.

Analisis mendalam mengenai gerak-gerik sang pemain di stadion memberikan gambaran psikologis yang positif bagi para penggemar.

"pulls out the badge" ungkap Lewis Steele, Jurnalis.

Ketenangan yang ditunjukkan sang penjaga gawang di depan publik menjadi sinyal kelanjutan kariernya di Inggris.

"What I took from it is that’s not a man that’s going," duga Lewis Steele, Jurnalis.

Respons emosional yang minim menunjukkan kesiapan sang pemain untuk terus mengawal gawang Liverpool.

"knew in his heart of hearts that he was going" papar Lewis Steele, Jurnalis.

Asumsi mengenai masa depan sang pemain kini bergantung pada keputusan akhir di meja perundingan bursa transfer.

"more emotional and more animated" terang Lewis Steele, Jurnalis.

Menanggapi potensi kepergian Alisson, mantan penjaga gawang Liverpool, Brad Friedel, memberikan pandangannya kepada GOAL terkait dampak yang akan dihadapi klub jika sang kiper hengkang dibandingkan dengan potensi kehilangan Mohamed Salah.

"From Arne Slot’s perspective, possibly, because I don’t think Arne Slot and Salah were seeing eye to eye. That was starting to become a little bit like oil and water. So maybe from that perspective. But what Salah’s done over the last decade has been truly remarkable, and he will be a huge loss." jelas Brad Friedel, Mantan Kiper Liverpool.

Friedel menambahkan bahwa menemukan sosok pengganti Alisson di pasar transfer global saat ini akan menjadi misi yang sangat mustahil bagi Liverpool.

"Alisson would be one of the hardest goalkeepers to replace in global football if he were to go. I think it’d be very difficult for Liverpool to replace him." sambung Brad Friedel, Mantan Kiper Liverpool.

Sebagai pendukung, Friedel mengaku akan sangat terpukul apabila kiper legendaris klub tersebut memutuskan menyudahi kariernya di Merseyside. Kualitas Alisson dalam situasi satu lawan satu dinilai tetap menjadikannya yang terbaik di dunia meski diganggu masalah usia maupun cedera.

"I would hate to see him go, professionally speaking, and as a Liverpool supporter, I would be particularly devastated if he left because of how good he’s been for the club. He never brought the club into disrepute. Held his hand up if he made a mistake, which was not many mistakes. He is one of the best 1v1 goalkeepers that has ever played the game." papar Brad Friedel, Mantan Kiper Liverpool.

Friedel menganggap kelebihan khusus tersebut membuat Alisson sulit ditandingi oleh penjaga gawang lain saat ini.

"I think those types of goalkeepers, even as they decline in their age, even with maybe a couple of injuries, are still better than almost everyone in the world. I think that replacing him would be tough, really tough." puji Brad Friedel, Mantan Kiper Liverpool.

Saat ditanya mengenai kemungkinan merekrut kiper muda James Trafford yang saat ini membela Manchester City, Friedel menilai posisi kiper utama Liverpool membutuhkan profil mentalitas yang jauh lebih tangguh.

"Possibly, but you need someone with a skin of leather, you need someone who’s going to be able to play in all the big matches. You need someone who expects to win the Champions League, not just play in it. Expects to win the Champions League, win the Premier League, win the FA Cup, and win the League Cup. It’s a different type of mentality that you need when you’re a goalkeeper at these top clubs." kata Brad Friedel, Mantan Kiper Liverpool.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed