Liverpool Pulangkan Harvey Elliott dari Aston Villa Akibat Klausul Kontrak
Manajer Liverpool Arne Slot mengonfirmasi pemulangan gelandang Harvey Elliott ke Anfield untuk menjalani sesi pramusim kompetisi 2026-2027 pada Kamis (14/5/2026) setelah masa peminjamannya di Aston Villa dinilai tidak berjalan sukses.
Pemain berusia 23 tahun tersebut hanya mencatatkan sembilan penampilan di semua kompetisi dengan akumulasi waktu bermain selama 284 menit di bawah arahan manajer Unai Emery akibat kebijakan finansial manajemen Aston Villa.
Dilansir dari Goal, tim asuhan Emery sengaja membatasi penampilan mantan penggawa Fulham tersebut menjadi hanya empat kali di Liga Primer Inggris guna menghindari klausul kewajiban membeli permanen senilai 35 juta poundsterling yang otomatis aktif setelah 10 penampilan.
Langkah pembatasan ini juga dipengaruhi oleh kekhawatiran finansial Aston Villa terkait kepatuhan terhadap Peraturan Laba dan Keberlanjutan (PSR) Liga Premier Inggris, di mana manajemen klub asal Birmingham tersebut telah membulatkan suara sejak bulan Januari untuk tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen.
Sebelum bursa transfer Januari ditutup, pihak Villa sempat menawarkan kesempatan bermain dengan syarat Liverpool bersedia menghapus klausul pembelian wajib tersebut, namun negosiasi yang diinisiasi sejak tiga bulan sebelumnya itu gagal mencapai kesepakatan karena kedua klub bersaing ketat menuju kualifikasi Liga Champions.
Pelatih Kepala Liverpool Arne Slot memberikan penjelasan mengenai kegagalan proses peminjaman gelandang muda tersebut yang dinilai merugikan semua pihak yang terlibat.
"I think for him, for everyone, it didn’t work out as he wanted it, as we wanted it and probably also how Villa wanted it, because you usually sign a player or bring him in on loan to use him." kata Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Slot menyatakan kekecewaannya karena minimnya kesempatan yang diperoleh Elliott, padahal sang gelandang sempat tampil mengesankan bersama tim nasional Inggris U-21 pada Euro U-21 tahun lalu.
"That hasn’t happened a lot. That’s not for me to answer why that is. But of course, it’s never nice for a player not to make so many minutes, especially after the season he had with us, where he made – I assume – even more minutes with us than these 280." ujar Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Keputusan manajemen Aston Villa membatasi performa sang pemain di lapangan dinilai sangat disayangkan oleh tim internal Liverpool yang awalnya menginginkan tambahan jam terbang bagi sang pemain.
"He went over there to get more playing time, but unfortunately that didn’t happen." tutur Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Slot juga mengakui adanya persaingan internal yang sangat ketat di lini tengah tim asuhan Unai Emery yang dihuni sederet gelandang berkualitas.
"And for such a talented player that did so well in the U21 Euros [last summer], you want a player like that to get more and more playing time." sebut Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Meskipun demikian, Slot menegaskan ketidakpahamannya mengenai alasan teknis spesifik di balik kebijakan yang diambil manajemen Villa Park hingga Elliott kehilangan kesempatan menembus skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.
"He went to a very, very good team as well, where they also have a lot of good players. I don’t know why he hasn’t made the minutes he was expecting. That’s not for me to answer." ucap Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Menurut Slot, situasi absennya sang pemain dari lapangan hijau dalam durasi yang lama dapat menghambat pertumbuhan dan masa depan karier pesepak bola muda bertalenta.
"But it’s always a pity if a player hardly plays for two years, let alone a player of that age that has shown during the [U21] Euros that he’s such a good player." ungkap Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Slot memastikan bahwa gelandang tersebut akan langsung bergabung kembali ke Merseyside pada awal musim panas ini karena masih terikat kontrak jangka panjang dengan The Reds.
"He’s contracted to us so he will be with us in the start of the season." pungkas Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Sementara itu, Manajer Aston Villa Unai Emery menyampaikan permohonan maaf secara terbuka menjelang pertandingan kandang terakhir timnya terkait situasi pelik yang dihadapi oleh pesepak bola asal Inggris tersebut.
"To now explain about the reason for this decision is very difficult, or it is easy, but it is not the moment," jelas Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Emery merasa bersalah karena keputusan komersial manajemen klub terpaksa mengorbankan perkembangan olahraga sang gelandang kreatif.
"Of course, it is something embarrassing for everyone involved." aku Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Juru taktik asal Spanyol tersebut mengaku beban moral akibat pembatasan menit bermain Elliott selalu membayangi pikirannya setiap hari.
"My apologies for Harvey Elliott is every day in my mind. But it is [about] responsibility. We have our responsibility and Liverpool have their responsibility." tambah Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Emery tidak menampik bahwa dinamika kompetisi musim ini berjalan sangat berat bagi Elliott secara personal akibat benturan kepentingan finansial.
"It is something, as a human and as a person, how the season has gone has been difficult." keluh Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Berdasarkan laporan media infonasional.com, Emery sempat berbicara langsung secara terbuka dengan Elliott mengenai pembatasan menit bermain ini demi menyelamatkan anggaran klub.
"I spoke with him. We have been fair because there are two ways: one way is a sport, the second is business," papar Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Emery menegaskan bahwa dirinya secara taktik sangat mengagumi serta membutuhkan kualitas teknis yang dimiliki Elliott di lapangan untuk menyukseskan strategi permainan timnya.
"We'll be fair in case, because we are trying it, and I told him, we are opening the door to play with us, because he can help us." cetus Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Namun, kendali atas perubahan kesepakatan peminjaman tersebut sepenuhnya berada di tangan manajemen Liverpool selaku pemilik sah hak kontrak yang memegang kunci utama.
"But it's not only in my way and on my side. The other side is Liverpool. If they take off the clauses to play matches and for us to buy him, (I said to him) 'You are going to play here with us, it's a sport decision.' But now it's a sport decision and a business decision. My sport decision is still there, 'You are deserving to play, we need your qualities in the field, you are going to play.' But in case the clauses are still there, now it is Liverpool - they have the key." urai Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Upaya komunikasi untuk menegosiasikan ulang kontrak tersebut sebenarnya telah diinisiasi oleh manajemen Villa sejak tiga bulan sebelum tenggat bursa transfer berakhir.
"And I told him, it will be fair for him in case Liverpool take off this clause. We are speaking about it (taking off the clause), but not (just) now. We started speaking about it three months ago. Of course, the transfer window finished on Monday." papar Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Emery memuji sikap tenang dan profesionalisme tinggi yang ditunjukkan oleh sang gelandang sepanjang periode sulit di Villa Park.
"It will be fair for him, because he's a calm guy, good guy, and he's a fantastic professional. And then his qualities are there." kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Emery berharap ada perubahan keputusan dari kubu Merseyside demi masa depan sang gelandang meskipun mereka harus tetap menghormati kontrak yang disepakati sejak musim panas.
"Of course, he must play, and he's really being patient. And I know we are damaging him, because we got a deal with Liverpool in the summer and the deal is there, and we are respecting the decision and taking the sporting decision responsibly from my side." kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Kini sang pemain dipastikan angkat kaki dari Birmingham setelah periode peminjaman yang dinilai gagal tersebut usai akibat benturan klausul.
"It can change for him, in case Liverpool take off this clause. If they don't want to, okay, but the player is getting damaged." kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Emery menjelaskan bahwa keputusan pembatasan menit bermain murni didasari oleh kepentingan finansial dan strategi direksi klub demi menjaga stabilitas keuangan.
"The problem we have with Harvey is that this year he is on loan, and in case he plays matches we must buy him" ujar Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Ketidakyakinan klub untuk mengeluarkan dana besar guna mempermanenkan sang playmaker menjadi faktor utama di balik minimnya kontribusi Elliott di lapangan hijau.
"We decided two months ago that we are not convinced to sign him, spending the money we would need to sign him" kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Kendati demikian, Elliott dipuji karena tetap berlatih dengan dedikasi tinggi bersama tim utama di setiap sesi dan menunjukkan perilaku baik di ruang ganti.
"This is the only issue. He is training every day, always every day with very good behaviour and to help us in training sessions" ujar Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Emery menutup keterangannya dengan menyebut bahwa keputusan pahit ini adalah bagian dari pilihan profesional dalam industri sepak bola profesional yang terkadang memaksa manajer mengambil langkah tidak populer.
"This is not something good for him and good for us, but this is football and sometimes we must take some decisions which are not good for everyone" kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Di sisi lain, mantan manajer Liverpool Jurgen Klopp sebelum berpisah pada Mei 2024 sempat mengutarakan penyesalan terdalamnya karena tidak memberikan menit bermain yang cukup kepada Elliott.
"Bukan berarti saya menengok ke belakang dan berpikir, 'Di mana saja kita salah di sini dan di sana?' Tapi jika ada satu hal yang sedikit saya sesali, mungkin karena Harvey tidak cukup sering diturunkan." kata Jurgen Klopp, Mantan Manajer Liverpool.
Klopp menambahkan bahwa Elliott merupakan salah satu pemain terbaik tim saat badai cedera melanda pertengahan musim sebelum posisinya kembali tergeser oleh pemain lain.
"Pada periode yang sangat penting dan intens di bulan Januari ketika kami mengalami banyak cedera, dia bermain sangat bagus, mungkin pemain terbaik kami, baik sebagai sayap kanan maupun" kata Jurgen Klopp, Mantan Manajer Liverpool.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow