Liverpool Resmi Gaet Investor Baru Didukung Jeff Bezos

Smallest Font
Largest Font

Raksasa Liga Inggris Liverpool resmi melepas porsi saham minoritas kepada konsorsium 1892 Holdings. Penjualan saham ini melibatkan dukungan pendiri Amazon Jeff Bezos, sebagaimana dilansir dari Bola. Fenway Sports Group (FSG) menyepakati transaksi saham yang diperkirakan berada di angka 30 persen.

Kesepakatan tersebut menempatkan nilai keseluruhan klub di kisaran 5,5 miliar poundsterling atau setara Rp120 triliun. Konsorsium 1892 Holdings dipimpin oleh Amit Bhatia, pengusaha Inggris keturunan India yang berpengalaman 18 tahun memegang saham Queens Park Rangers. Nama konsorsium diambil sebagai penanda tahun berdirinya klub asal Merseyside tersebut.

Dukungan finansial konsorsium mengalir dari K5 Sports Fund milik Jeff Bezos serta EE Capital yang dikelola Eduardo Saverin bersama istrinya, Elaine. Keterlibatan ini menandai langkah investasi olahraga perdana bagi Jeff Bezos.

Struktur manajemen menempatkan Amit Bhatia sebagai Wakil Ketua Liverpool, sementara Elaine Saverin mengisi jajaran direksi. Perwakilan pihak Bezos diwakili oleh Bryan Baum selaku Managing Partner K5 Global. Kendati ada masuknya modal baru, FSG menegaskan tetap memegang kepemilikan mayoritas sekaligus kendali penuh atas operasional harian klub di Anfield.

"Kami sangat bangga dapat berinvestasi di Liverpool Football Club dan melakukannya bersama FSG. Kami memiliki rasa hormat dan kekaguman yang sangat besar kepada FSG sebagai pemilik serta terhadap semua yang telah mereka capai di Anfield," kata Bhatia. "Menjadi mitra di klub dengan status seperti ini merupakan sebuah kehormatan besar. Kami melakukan investasi ini karena sangat percaya kepada Liverpool dan kepemimpinannya, serta kami ingin mendukung kesuksesan klub yang berkelanjutan selama bertahun-tahun ke depan," lanjut Bhatia.

FSG menguasai Liverpool sejak 2010 setelah akuisisi senilai 300 juta poundsterling. Manajemen menilai masuknya investor baru sejalan dengan prinsip pengembangan klub jangka panjang. "Liverpool selalu dibangun dengan cara berpikir melampaui satu musim dan mengambil keputusan dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang klub.

Pendekatan tersebut terus menarik minat investor dan pemimpin bisnis yang dihormati dari seluruh dunia," ujar Presiden FSG Mike Gordon. "Ketika kami mempertimbangkan kesempatan ini, menjadi jelas bahwa Amit dan konsorsium tersebut memiliki filosofi jangka panjang yang sama serta apresiasi terhadap apa yang membuat Liverpool begitu istimewa. Pengalaman dan perspektif mereka akan melengkapi fondasi kuat yang sudah ada, dan kami menantikan kerja sama ini," lanjut Gordon.

Suntikan modal dari 1892 Holdings merupakan investasi eksternal pertama bagi klub setelah Dynasty Equity membeli sekitar 3 persen saham senilai 200 juta dolar AS pada September 2023.

Di bawah kepemimpinan FSG dan John Henry, Liverpool memutus dahaga gelar juara Liga Inggris selama 30 tahun pada 2020. Koleksi trofi domestik bertambah menjadi 20 gelar setelah kembali menjuarai Premier League musim lalu, di samping trofi Liga Champions keenam pada 2019.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed