Liverpool Ditahan Imbang Fulham Tanpa Gol Di Anfield
Liverpool harus puas bermain imbang 0-0 saat menjamu Fulham pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Anfield pada Sabtu (12/9/2026). Hasil imbang ini membuat The Reds kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang laga, sebagaimana dilansir dari Bola.
Performa tersebut berbanding terbalik dibandingkan laga sebelumnya ketika Liverpool mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 2-1. Penurunan intensitas permainan terlihat jelas dari data aktivitas para pemain di lapangan.
Berdasarkan catatan statistik FotMob, Liverpool menorehkan 167 lari berintensitas tinggi dan jarak tempuh 2,3 mil saat berhadapan dengan Atletico Madrid. Angka tersebut melorot menjadi 124 sprint dan jarak tempuh 1,4 mil kala bertemu Fulham, yang merupakan catatan terendah klub sejak ditangani Iraola.
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, mengakui masalah lini serang menjadi penyebab utama timnya gagal meraih poin penuh pada pertandingan kandang tersebut.
"Apa yang kurang, saya rasa cukup jelas. Ini adalah pertandingan pertama sebagai sebuah tim di mana kami kesulitan menciptakan peluang, mencetak gol, dan membuat perbedaan dalam serangan. Itulah alasan utama kami tidak bisa menciptakan peluang seperti yang kami inginkan," ujar Iraola.
Jadwal laga yang berdekatan membuat kondisi fisik para pemain belum sepenuhnya pulih dari pertandingan tingkat tinggi sebelumnya.
"Mudah bagi saya, bagi Anda, bagi semua orang untuk mengatakan bahwa para pemain kelelahan. Memang ada kurangnya kesegaran dan kami tidak bisa menyembunyikannya. Ini adalah jeda terburuk dalam hal waktu, hanya sekitar 60 jam setelah pertandingan besar yang kami jalani sebelumnya. Namun, situasi seperti ini akan terjadi sepanjang musim dan kami harus beradaptasi," kata Iraola.
Juru taktik asal Basque ini menekankan pentingnya menemukan jalan keluar lain untuk mengamankan kemenangan ketika skema serangan tidak berjalan optimal.
"Dalam pertandingan seperti ini, terkadang Anda harus menang melalui bola mati atau momen brilian dari pemain-pemain ofensif. Jelas, kami tidak tampil sebaik pertandingan-pertandingan sebelumnya dalam hal menyerang," tutur Iraola.
Tantangan jadwal padat diperkirakan bakal terus berlanjut bagi Liverpool sepanjang musim. Selepas jeda internasional akhir September, skuad asuhan Iraola harus melakoni laga tandang ke markas LASK di Austria sebelum bertandang ke markas Brentford di London barat dalam kurun waktu 69 jam.
Kondisi serupa dijadwalkan berulang pada awal November mendatang. Liverpool bakal bertamu ke markas Crystal Palace hanya selang tiga hari usai menyelesaikan pertandingan tandang menghadapi Fenerbahce di Istanbul, Turki.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow