Lubang Raksasa Batagaika di Siberia Ungkap Rahasia 650 Ribu Tahun

Smallest Font
Largest Font

Sebuah lubang besar di Siberia bernama Batagaika terus membesar dan membuka lapisan tanah beku yang menyimpan jejak sejarah hingga 650 ribu tahun. Lubang ini berada di Dataran Tinggi Yana, Siberia timur laut, dan terbentuk akibat longsoran tanah beku yang mencair.

Lapisan permafrost yang terbuka ini memperlihatkan sisa tumbuhan, es, dan hewan dari Zaman Es, termasuk jasad anak kuda purba yang ditemukan pada 2018. Ilmuwan menggunakan data satelit sejak 1960-an untuk mengamati perkembangan lubang ini.

Batagaika kini memiliki panjang sekitar 1 kilometer dan kedalaman sekitar 100 meter, dengan pelebaran sekitar 30 meter per tahun menurut European Space Agency (ESA). Proses pencairan tanah beku ini berisiko melepaskan gas rumah kaca seperti karbon dioksida dan metana ke atmosfer.

Penelitian DNA purba dari sedimen di Batagaika mengungkap keberadaan tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme yang hidup pada masa Pleistosen. Setiap lapisan tanah yang terbuka menjadi sumber informasi penting bagi ilmuwan untuk memahami perubahan iklim dan ekosistem masa lalu.

Namun, pencairan permafrost ini juga menjadi ancaman karena mempercepat pelepasan gas rumah kaca yang dapat memperkuat pemanasan global. Batagaika menjadi simbol sekaligus peringatan akan perubahan lanskap beku yang terjadi saat ini dengan kecepatan tinggi.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed