Luca Zidane Panen Kritik Setelah Laga Aljazair Kontra Yordania

Smallest Font
Largest Font

Kiper tim nasional Aljazair Luca Zidane mendapat gelombang kritik tajam akibat performanya saat menghadapi Yordania pada pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada malam hari antara Senin dan Selasa. Sorotan negatif ini muncul karena penjaga gawang asal Marseille tersebut dinilai gagal membendung tendangan luar kaki Nizar Al-Rashdan pada menit ke-36, meski sempat menyentuh bola. Kendati Aljazair akhirnya membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat gol Nadhir Benbouali dan Amine Gouiri, performa Zidane tetap memicu reaksi keras di media sosial setelah sebelumnya ia juga disalahkan atas dua gol Lionel Messi saat kalah dari Argentina. Sebelum rentetan kritik ini mengemuka, sang penjaga gawang sempat mengungkapkan metode persiapan mental yang sedang ia jalani demi meningkatkan performanya di lapangan.

"Jusqu’à présent je n’en avais jamais parlé. Cela a changé ma vie. Aujourd’hui, être fort mentalement est aussi important qu’être prêt physiquement", kata Luca Zidane, Kiper Aljazair.

Pernyataan tersebut disampaikan Zidane dalam sebuah wawancara dengan media Inggris, The Sun, mengenai keputusannya bekerja sama dengan pelatih mental dalam beberapa bulan terakhir. Di sisi lain, opini publik di media sosial justru dipenuhi kecaman keras terhadap posisi anak legenda sepak bola tersebut di dalam skuad utama Fennecs.

"Ce gardien est une fraude", tulis netizen di media sosial. Komentar tersebut menjadi awal dari rangkaian hujatan lain yang meragukan kapasitas sang pemain di bawah mistar gawang.

"C’est le pire gardien de la Coupe du monde", ketik netizen lain. Kritik netizen terus mengalir deras dengan mempertanyakan alasan utama di balik pemanggilan dirinya ke tim nasional. "Il n’est là qu’en raison de son nom", sebut netizen.

Sentimen negatif publik juga menyoroti ketersediaan opsi penjaga gawang lain yang dianggap lebih layak membela negara tersebut.

"C’est impossible d’imaginer qu’il n’y ait pas de meilleurs gardiens en Algérie", cetus netizen. Keputusan tim pelatih untuk terus memasang Zidane sebagai starter kemudian memicu protes yang menuntut pencoretan dirinya dari tim. "Titulariser Zidane est un vrai scandal", kecam netizen.

Gelombang protes dari para pendukung tersebut akhirnya memuncak pada desakan langsung agar sang pemain segera meninggalkan tim nasional.

"Zidane dehors", seru netizen. Unggahan tersebut melengkapi berbagai kecaman serupa yang menuntut sang penjaga gawang untuk segera keluar.

"Zidane out", tegas netizen. Dilansir dari media Prancis Sports.fr, rentetan komentar miring tersebut merangkum kekecewaan publik atas penampilan Luca Zidane bersama Aljazair yang kini tengah bersiap menghadapi laga penentu melawan Austria.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed