Luis Enrique Samai Rekor Legenda Usai Bawa PSG Juara Liga Champions 2026
Manajer Paris Saint-Germain Luis Enrique resmi menyamai rekor para pelatih legendaris Eropa setelah berhasil membawa timnya merengkuh trofi kompetisi antarklub tertinggi Benua Biru pada Minggu, 31 Mei 2026 dini hari WIB. Kepastian ini membuat juru taktik asal Spanyol tersebut kini mengoleksi tiga gelar Liga Champions sepanjang karier kepelatihannya.
Paris Saint-Germain mengunci gelar juara setelah menumbangkan Arsenal melalui drama adu penalti dengan skor akhir 4-3 di Puskas Arena, Budapest, Hongaria. Laga final yang berlangsung sengit tersebut harus diselesaikan lewat babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang waktu normal hingga dua kali babak perpanjangan waktu.
Kemenangan dramatis di Ibu Kota Hongaria ini sekaligus menempatkan nama Luis Enrique ke dalam daftar elite juru taktik dunia. Tambahan satu trofi kuping besar ini membuat Enrique bersanding setara dengan deretan pelatih top historis yang memiliki jumlah koleksi serupa di panggung tertinggi Eropa.
Keberhasilan membawa Paris Saint-Germain naik ke podium tertinggi membuat Luis Enrique kini masuk dalam kelompok pelatih yang mampu memenangkan kompetisi ini sebanyak tiga kali atau lebih. Catatan historis mencatat hanya segelintir nama yang mampu mencapai level konsistensi sedemikian rupa di Eropa.
Berikut adalah perbandingan posisi Luis Enrique dalam daftar arsitek tersukses sepanjang sejarah kompetisi Liga Champions Eropa:
| Nama Pelatih | Jumlah Gelar Juara | Klub yang Diantar Juara |
|---|---|---|
| Carlo Ancelotti | 5 | AC Milan, Real Madrid |
| Pep Guardiola | 3 | Barcelona, Manchester City |
| Zinedine Zidane | 3 | Real Madrid |
| Bob Paisley | 3 | Liverpool |
| Luis Enrique | 3 | Barcelona, Paris Saint-Germain |
Sebelum merayakan pesta juara di Budapest bersama Les Parisiens, Enrique telah lebih dulu merasakan manisnya trofi kasta tertinggi ini saat masih menukari Barcelona. Di bawah arahannya, klub Catalan tersebut berhasil menjadi penguasa Eropa sebelum akhirnya ia memutuskan untuk merambah petualangan baru ke Prancis.
Jalannya Laga Final PSG vs Arsenal di Budapest
Pertandingan final di Puskas Arena sejatinya tidak berjalan mudah bagi anak asuh Luis Enrique sejak peluit pertama dibunyikan. Berdasarkan laporan jalannya laga dari Bola Kompas, Arsenal langsung memberikan kejutan besar pada babak pertama melalui gol cepat yang dicetak oleh Kai Havertz.
Meskipun Paris Saint-Germain sangat mendominasi penguasaan bola di paruh pertama, mereka sempat kesulitan melancarkan tembakan tepat sasaran akibat rapatnya barisan pertahanan The Gunners. Skor 0-1 untuk keunggulan armada Mikel Arteta bertahan hingga turun minum sebelum akhirnya Enrique melakukan penyesuaian taktik di babak kedua.
Skenario kebangkitan Paris Saint-Germain akhirnya berbuah hasil di paruh kedua, memaksa pertandingan berlanjut hingga babak extra time 120 menit dan berakhir di babak adu penalti. Ketangguhan mental para eksekutor Paris Saint-Germain di babak penentuan tersebut menjadi kunci utama yang memastikan kemenangan tipis 4-3.
Kekecewaan Kubu Arsenal Gagal di Partai Puncak
Kekalahan ini memicu kekecewaan mendalam di kubu London Utara yang sempat memimpin jalannya pertandingan sejak menit-menit awal. Manajer Arsenal Mikel Arteta mengakui bahwa kekalahan lewat drama adu penalti selalu menyisakan rasa sakit yang mendalam bagi seluruh elemen tim.
Dilansir dari laporan pascapertandingan di Bola Kompas, Mikel Arteta memberikan pernyataan resmi terkait hasil minor yang harus diterima oleh anak asuhnya di partai puncak Eropa musim ini.
"Kekalahan dengan cara seperti ini selalu sulit untuk diterima, terlebih setelah para pemain memberikan segalanya di lapangan sepanjang 120 menit," kata Mikel Arteta.
Keberhasilan melampaui tekanan dari Arsenal di laga final ini sekaligus membuktikan kapasitas Luis Enrique yang sempat diragukan dalam meramu strategi di kompetisi Eropa bersama Paris Saint-Germain. Trofi terbaru ini sekaligus melengkapi dominasi domestik yang telah mereka raih sebelumnya di kompetisi Prancis.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow