Arsenal Gagal Juara Liga Champions Gagalkan Treble Premier League di Eropa
Arsenal menelan kekalahan dramatis dari Paris Saint-Germain dalam laga final Liga Champions 2025/2026 di Puskas Arena, Budapest pada Minggu, 31 Mei 2026 dini hari WIB. Hasil minor ini sekaligus menggagalkan ambisi besar perwakilan Premier League untuk mencatatkan kejuaraan treble atau menyapu bersih seluruh trofi kompetisi antarklub Eropa musim ini.
Klub berjuluk Meriam London tersebut harus merelakan trofi tertinggi Eropa jatuh ke tangan raksasa Prancis setelah kalah melalui babak adu penalti dengan skor 3-4. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1 sepanjang 120 menit waktu normal dan babak perpanjangan waktu.
Kegagalan skuat asuhan Mikel Arteta ini memutus rantai dominasi total tim Inggris di panggung internasional tahun ini. Padahal, dua kompetisi kasta di bawahnya sudah berhasil dikuasai penuh oleh perwakilan dari kompetisi Premier League dalam kurun waktu dua pekan terakhir.
Sebelum partai puncak di Budapest bergulir, Inggris sebenarnya sudah memastikan dua trofi dari kompetisi Eropa lainnya melalui performa impresif tim papan tengah dan atas mereka. Aston Villa dan Crystal Palace berhasil menuntaskan tugas mereka dengan keluar sebagai kampiun di turnamen masing-masing.
Aston Villa sukses mengamankan trofi Europa League 2025/2026 setelah menumbangkan wakil Jerman, SC Freiburg, dengan skor telak 3-0 di Besiktas Stadium, Istanbul pada 20 Mei 2026. Keberhasilan ini kemudian disusul oleh Crystal Palace yang mengunci gelar Conference League 2025/2026 setelah menang tipis 1-0 atas Rayo Vallecano di Red Bull Arena, Leipzig pada pertengahan pekan sebelum laga final Liga Champions.
Berikut adalah ringkasan hasil pertandingan final tiga kompetisi antarklub Eropa pada musim 2025/2026:
| Kompetisi | Juara | Runner-up | Skor Akhir | Lokasi Stadion |
|---|---|---|---|---|
| Liga Champions | Paris Saint-Germain | Arsenal | 1-1 (Adu Penalti 4-3) | Puskas Arena, Budapest |
| Europa League | Aston Villa | SC Freiburg | 3-0 | Besiktas Stadium, Istanbul |
| Conference League | Crystal Palace | Rayo Vallecano | 1-0 | Red Bull Arena, Leipzig |
Kronologi Kegagalan Penalti Arsenal
Dilansir dari laporan pertandingan di sport.detik.com, Arsenal sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat meyakinkan di babak pertama. Penyerang asal Jerman, Kai Havertz, membuka keunggulan bagi kubu London Utara lewat gol cepat yang dilesakkannya pada menit ke-6 setelah memanfaatkan kemelut di lini pertahanan lawan.
Namun, keunggulan tersebut sirna pada babak kedua setelah Paris Saint-Germain mendapatkan hadiah penalti dari wasit. Ousmane Dembele yang maju sebagai eksekutor titik putih berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik dan mengubah papan skor menjadi seimbang 1-1 yang bertahan hingga babak tambahan berakhir.
Pada babak penentuan adu penalti, petaka bagi Arsenal datang dari dua pemain mereka. Eksekusi dari Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal menemui sasaran, sementara dari kubu Paris Saint-Germain hanya Nuno Mendes yang gagal menjaringkan bola ke gawang.
Catatan Sejarah Kompetisi Eropa
Skenario kegagalan menyapu bersih gelar eropa ini memupus harapan Premier League untuk mengulangi catatan emas masa lalu. Berdasarkan catatan sejarah sepak bola Inggris, terdapat beberapa momen penting terkait performa tim Premier League di kancah Eropa:
- Musim 2018/2019: Wakil Premier League berhasil menguasai Eropa secara total melalui Liverpool yang menjuarai Liga Champions dan Chelsea yang mengangkat trofi Liga Europa setelah mengalahkan Arsenal 4-1 di laga final.
- Musim 2020/2021: Chelsea keluar sebagai juara Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City 1-0, sementara Manchester United gagal di final Liga Europa setelah takluk dari Villarreal lewat adu penalti.
- Musim 2024/2025: Tim Inggris memenangi dua ajang Eropa melalui Tottenham Hotspur di Liga Europa dan Chelsea di Conference League, sedangkan langkah Arsenal di Liga Champions dihentikan oleh PSG di semifinal.
Kekalahan ini membuat kutukan Arsenal di kompetisi tertinggi Eropa masih terus berlanjut sekaligus memperpanjang catatan impresif Paris Saint-Germain yang menjadi momok bagi tim Meriam London dalam dua musim berturut-turut di kompetisi UEFA.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow