Malaysia Airlines dan Singapore Airlines Luncurkan Produk Tiket Bersama

Smallest Font
Largest Font

Malaysia Airlines dan Singapore Airlines meluncurkan produk tiket bersama untuk rute penerbangan antara Kuala Lumpur dan Singapura pada Senin, 22 Juni 2026. Kerja sama bisnis strategis ini bertujuan untuk memberikan lebih banyak pilihan tarif dan fleksibilitas bagi para penumpang di kedua ibu kota negara tersebut.

Kemitraan yang terjalin pasca-persetujuan regulasi pada Januari 2026 ini memperluas perjanjian kerja sama berbagi kode (codeshare) yang telah ada. Selain peluncuran tiket bersama, kedua maskapai nasional tersebut tengah mempersiapkan pengenalan manfaat tambahan bagi pelanggan secara bertahap, termasuk akses ruang tunggu timbal balik, koordinasi jadwal penerbangan, dan pengaturan perjalanan korporat bersama.

Kolaborasi komersial ini merupakan kelanjutan dari kerangka kerja sama yang ditandatangani pada Oktober 2019, di mana kedua maskapai telah berbagi kode untuk layanan penerbangan melintasi Malaysia, Singapura, Eropa, dan Afrika Selatan. Sebelumnya, pada Februari 2024, kedua pihak juga telah mengintegrasikan program loyalitas Enrich dan KrisFlyer untuk mempermudah akumulasi dan penukaran poin bagi para anggota.

Pihak manajemen kedua maskapai menyatakan bahwa langkah ini menjadi fase penting dalam memperdalam integrasi jaringan penerbangan regional mereka.

"This joint business partnership with Singapore Airlines marks a significant milestone in the expansion of our commercial collaboration," kata Bryan Foong Chee Yeong, Head of Airline Business Malaysia Aviation Group Bhd.

Ia menambahkan bahwa pengenalan produk ini memberikan pengalaman perjalanan yang lebih lancar bagi penumpang liburan maupun bisnis.

"By introducing joint fare products, we are giving our customers greater choice, improved flexibility and a more seamless travel experience. This collaboration also lays the foundation for deeper integration across our networks, ultimately benefitting both leisure and business travellers," ujar Bryan Foong.

Pernyataan senada disampaikan oleh pihak manajemen Singapura yang menekankan perluasan pilihan kenyamanan dalam perencanaan perjalanan bagi konsumen.

"This joint business partnership with Singapore Airlines marks a significant milestone in the expansion of our commercial collaboration," kata Bryan Foong, Chief Executive Officer, Airline Business, Malaysia Aviation Group.

Pihak maskapai menilai langkah ini memperkuat hubungan antar-masyarakat serta jaringan perdagangan yang telah lama terjalin antara Singapura dan Malaysia.

"By introducing joint fare products, we are giving our customers greater choice, improved flexibility, and a more seamless travel experience. This collaboration also lays the foundation for deeper integration across our networks, ultimately benefiting both leisure and business travellers," ujar Bryan Foong.

Melalui integrasi ini, jangkauan pilihan tarif bagi konsumen yang melakukan perjalanan di koridor sibuk tersebut dipastikan semakin bervariasi.

"The new fare products would widen the range of options available to travellers flying between Singapore and Kuala Lumpur," kata Lee Lik Hsin, Chief Commercial Officer Singapore Airlines.

Pihak Singapura berkomitmen untuk terus memadukan kekuatan kedua maskapai demi menghadirkan nilai tambah yang lebih besar bagi para pelanggan.

"The introduction of joint fare products with Malaysia Airlines expands the range of fare options available to customers travelling between Singapore and Kuala Lumpur, offering more flexibility and convenience when planning their journeys," kata Lee Lik Hsin, Chief Commercial Officer, Singapore Airlines.

Melalui kerja sama yang semakin intensif, kedua maskapai bertekad memperkokoh konektivitas udara di Asia Tenggara.

"As we deepen our collaboration, we will continue to combine our strengths to enhance both airlines’ offerings and deliver greater value to customers, while strengthening the long-standing people-to-people connections and trade links between Singapore and Malaysia," tambah Lee Lik Hsin.

Hubungan kemitraan ini memiliki latar belakang sejarah panjang, mengingat kedua maskapai awalnya beroperasi sebagai satu entitas bernama Malayan Airways sebelum mengalami serangkaian perubahan nama menjadi Malaysia-Singapore Airlines (MSA). Kedua negara memutuskan untuk memisahkan operasional maskapai pada Oktober 1972, di mana Singapura fokus pada hub internasional dan Malaysia fokus pada jaringan domestik, hingga akhirnya kini kembali mempererat aliansi komersial mereka.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed