Star Wars The Mandalorian and Grogu Catat Rekor Penjualan Terendah
Film terbaru Disney, Star Wars: The Mandalorian and Grogu, mencatat pendapatan preview Kamis malam sebesar 12 juta dolar AS pada 21 Mei 2026 yang menjadi angka penjualan tiket di muka terendah dalam sejarah waralaba tersebut.
Data dari Comscore menunjukkan bahwa pencapaian ini berada di bawah rekor terendah sebelumnya yang dipegang oleh Solo: A Star Wars Story dengan 14,1 milan dolar AS pada tahun 2018. Analis box office memperkirakan film ini akan menghasilkan sekitar 80 juta dolar AS untuk pembukaan akhir pekan tiga hari dan sekitar 95 juta dolar AS untuk akhir pekan libur Memorial Day selama empat hari.
Meskipun proyeksi tersebut menjadi salah satu pembukaan terkecil dalam sejarah sinema modern Star Wars, film yang disutradarai oleh Jon Favreau ini memiliki ambang batas profitabilitas yang lebih kecil karena biaya produksi yang diperkirakan hanya sekitar 165 juta dolar AS. Selain pendapatan tiket, perusahaan induk Disney juga akan diuntungkan oleh peluncuran produk konsumen yang kuat serta adaptasi wahana di taman hiburan mereka.
Film layar lebar ini disiapkan sebagai pengalaman mandiri yang melanjutkan langsung peristiwa dari musim ketiga serial televisinya menyusul penundaan produksi musim keempat akibat aksi mogok kerja SAG-AFTRA dan WGA pada tahun 2023.
“The priorities changed when what I had written as a season 4 before the work stoppage,” ujar Jon Favreau, Sutradara dan Penulis Pendamping Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu.
Favreau menjelaskan bahwa naskah lama kemudian dikesampingkan untuk menyusun skenario baru bersama kepala studio Lucasfilm, Dave Filoni.
“That was pushed to the side, and we came up with a new script together. So, it has a different feel than a season of television, which acknowledges that you’ve seen all three coming before. We wanted to have this be an understandable enough standalone experience, so that if a fan wants to bring somebody who may not be as familiar, they’ll still have a good time. But the details are still there, and it does, I think, feed into the time period,” kata Jon Favreau, Sutradara dan Penulis Pendamping Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu.
Aktor utama Pedro Pascal kembali memerankan karakter Din Djarin, di mana keterlibatannya selama tujuh tahun dalam peran ini menjadi hubungan kreatif terlama yang pernah ia jalani.
“That was my secret wish from the beginning,” cetus Pedro Pascal, Aktor Pemeran Din Djarin.
Selain Pascal, film ini turut menampilkan Jeremy Allen White yang mengisi suara karakter Rotta the Hutt, anak dari Jabba the Hutt.
“My speaking voice changes [as Rotta]. It was helpful, of course, to listen to Jabba.” ungkap Jeremy Allen White, Aktor Pengisi Suara Rotta the Hutt.
Aktris legendaris Sigourney Weaver juga bergabung dalam waralaba ini sebagai karakter baru bernama Kolonel Ward, seorang pemimpin pasukan Adelphi Rangers dari New Republic.
“I have so much respect for women in the armed services, their grace under pressure, their ability to make good judgments and follow their instincts and intuitions, and be very good commanders,” tutur Sigourney Weaver, Aktris Pemeran Kolonel Ward.
Weaver menambahkan bahwa dirinya selalu ingin memainkan karakter dengan karakteristik tangguh seperti itu.
“I've always wanted to play someone like that,” pungkas Sigourney Weaver, Aktris Pemeran Kolonel Ward.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow