Maroko Mengincar Tiket Babak 32 Besar Melawan Haiti

Smallest Font
Largest Font

Timnas Maroko berpeluang besar mengunci tiket babak 32 besar Piala Dunia 2026 saat menghadapi Timnas Haiti pada laga pamungkas Grup C di Atlanta Stadium, Atlanta, Amerika Serikat, pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB.

Pertandingan ini mengusung misi kontras bagi kedua kesebelasan, di mana skuad Maroko tengah memburu kepastian lolos ke fase gugur, sementara Haiti sudah dipastikan tersingkir lebih awal dari turnamen.

Dilansir dari Bola, Maroko saat ini menempati posisi kedua Grup C dengan koleksi empat poin hasil dari menahan imbang Brasil 1-1 dan menang tipis 1-0 atas Skotlandia. Kemenangan atas Haiti akan memastikan anak asuh Walid Regragui finis di posisi dua besar untuk lolos otomatis, sedangkan hasil imbang atau kalah membuat nasib mereka bergantung pada laga Brasil melawan Skotlandia.

Gelandang Ismael Saibari menjadi sosok sentral bagi tim berjuluk Atlas Lions setelah mencetak gol ke gawang Brasil dan menentukan kemenangan lewat gol cepat saat menghadapi Skotlandia. Selain performa stabil lewat catatan tak terkalahkan dalam 31 laga terakhir di semua kompetisi, kemenangan atas Skotlandia juga menegaskan dominasi Maroko yang menorehkan 601 operan, rekor tertinggi bagi tim Afrika di Piala Dunia sejak 1966.

Di kubu lawan, Haiti yang berjuluk Les Grenadiers masih terdampar di dasar klasemen tanpa poin dan belum mencetak gol setelah kalah 0-1 dari Skotlandia dan tumbang 0-3 dari Brasil. Skuad asuhan Sébastien Migné tersebut termotivasi mengincar poin perdana demi menjaga harga diri sekaligus menghindari rekor buruk El Salvador yang selalu kalah dalam enam laga Piala Dunia.

Kekalahan telak dari Brasil pada babak pertama di laga sebelumnya memicu kritik dari para penggemar terkait pilihan taktik pelatih, khususnya mengenai keputusan membangkucadangkan penyerang Wilson Isidor.

"Kami melakukan dua kesalahan. Mungkin jika kami memulai dengan sistem lain, pertahanan akan lebih terbuka dan keadaan akan menjadi lebih rumit. Kami membayar harganya setelah melakukan dua kesalahan yang tak termaafkan. Begitulah adanya," kata Sébastien Migné, Pelatih Haiti sebagaimana dikutip dari Goal.

Untuk mengantisipasi gempuran Maroko, Pelatih Migné diprediksi akan meninggalkan formasi lima bek dan menerapkan pendekatan yang lebih seimbang agar Isidor dan Frantzdy Pierrot bisa lebih terlibat di lini serang. Sementara itu, Maroko diperkirakan tetap menurunkan komposisi terbaiknya, termasuk mengandalkan kreativitas Brahim Diaz dan ketangguhan lini belakang yang dikawal Achraf Hakimi untuk mengamankan poin penuh.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed