Marc Marquez Kuasai MotoGP Jerman 2026 dan Samai Rekor Agostini
Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez sukses merebut kemenangan pada balapan utama MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring pada Minggu (12/7/2026) setelah memimpin penuh sejak awal perlombaan sepanjang 30 putaran.
Hasil ini menandai kemenangan ketiga Marquez dalam empat balapan terakhir setelah sebelumnya berjaya di Hungaria dan Republik Ceko. Tambahan poin penuh dari sesi sprint race pada Sabtu (11/7) dan balapan utama melambungkan posisi pembalap asal Spanyol itu ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan mengoleksi 190 poin.
Marquez kini hanya tertinggal 18 angka dari Jorge Martin yang memimpin klasemen dengan 208 poin, serta terpaut empat poin dari Ai Ogura di posisi kedua. Keberhasilan di Sachsenring juga menjadi kemenangan ke-10 Marquez di kelas premier pada sirkuit yang sama sekaligus menyamai rekor legendaris Giacomo Agostini yang mengoleksi 13 kemenangan di GP Jerman pada semua kelas.
Memulai balapan dari posisi terdepan di bawah suhu lintasan 40 derajat Celsius, Marquez langsung melesat dan mencetak catatan waktu tercepat 1 menit 21,088 detik pada pangkal balapan. Nasib sial menimpa Fabio Di Giannantonio yang mengalami kecelakaan di Tikungan 10, disusul Alex Marquez yang terjatuh di Tikungan 13 pada lap kesembilan.
Marquez menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 40 menit 53,148 detik, unggul 1,996 detik dari Ai Ogura di tempat kedua dan Raul Fernandez di podium ketiga. Dilansir dari laporan sport.detik.com dan otomotif.kompas.com, sang pemenang mengevaluasi penampilannya pascabapan.
"Target untuk akhir pekan adalah menyerang untuk meraih poin sebanyak mungkin. Kami berhasil melakukannya di trek yang cocok dengan gaya balapan saya," ujar Marc Marquez, Pembalap Ducati Lenovo Team.
Meski meraih poin maksimal, pemilik nomor motor 93 itu mengungkapkan bahwa kebahagiaannya belum lengkap karena sang adik gagal mendampinginya di atas podium.
"Saya senang, tapi tidak sepenuhnya senang: saya akan sangat senang jika Alex (Marquez) naik podium mengingat kecepatan yang dia miliki," kata Marc Marquez, Pembalap Ducati Lenovo Team.
Menjelang jeda paruh musim, pembalap veteran ini juga menyoroti kondisi fisik lengan kanannya yang masih membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
"Sekarang waktunya jeda musim panas. Saya ingin istirahat karena paruh pertama musim ini sangat menuntut, tapi di saat bersamaan kami harus membuat kemajuan dengan lengan kanan saya. Mungkin orang-orang sudah lupa karena hasilnya bagus, tapi perbedaan antara tikungan kiri dan kanan sangat besar," tambah Marc Marquez, Pembalap Ducati Lenovo Team.
Harapan untuk merayakan podium bersama sang adik kembali ditegaskan oleh Marquez saat diwawancarai oleh pihak MotoGP.
"Sangat senang, cuma tidak sepenuhnya senang karena saya menginginkan ada Alex di podium. Karena saya lihat bagaimana dia berjuang, itu luar biasa," ujar Marc Marquez, Pembalap Ducati Lenovo Team.
Selain faktor emosional tersebut, pembalap berjuluk The Ant of Cervera ini mengakui dirinya belum sepenuhnya mampu menjinakkan motor baru Ducati tunggangannya.
"Summer break ini saya akan pakai untuk beristirahat. Tapi saya juga harus berjuang, pelajari titik kelemahan saya. Karena saya cuma merasa naik motor, tidak mengendalikan motor sepenuhnya," tutur Marc Marquez, Pembalap Ducati Lenovo Team.
Walakin posisinya kian merapat di papan atas klasemen kejuaraan dunia, ia menegaskan tidak mau terdistraksi oleh kalkulasi angka di atas kertas.
"Saya tidak paham apapun (soal kalkulasi poin), tapi kami akan coba menyerang saat saya merasa oke. Kalau kita mau berjuang memperebutkan kejuaraan, saya harus improve," pungkas Marc Marquez, Pembalap Ducati Lenovo Team.
Pernyataan penutup disampaikan oleh Marquez di area Parc Ferme, sebagaimana dilaporkan malang.disway.id, mengenai pentingnya tampil agresif sejak awal pekan balap.
"Ya, saya sangat, sangat senang. Akhir pekan ini sungguh istimewa. Saya sangat fokus karena sejak hari Kamis saya mengatakan bahwa jika ingin punya peluang merebut gelar juara dunia, saya harus tampil agresif di sini," tegas Marc Marquez, Pembalap Ducati Lenovo Team.
Ia memuji kerja sama timnya yang berhasil menerapkan strategi secara tepat di lintasan.
"Ketika kami merasa kuat, kami harus mengambil kesempatan itu. Dan itulah yang kami lakukan dalam beberapa balapan terakhir," jelas Marc Marquez, Pembalap Ducati Lenovo Team.
Marquez juga mempersembahkan pencapaian sejarah sepuluh kemenangan kelas utama di Sachsenring ini kepada para pendukungnya.
"Ini angka yang sangat spesial. Terima kasih kepada semua penonton dan para penggemar yang selalu memberikan dukungan luar biasa," ucap Marc Marquez, Pembalap Ducati Lenovo Team.
| Posisi | Pembalap | Tim | Waktu/Selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Marc Marquez | Ducati Lenovo Team | 40:53,148 |
| 2 | Ai Ogura | Trackhouse Aprilia | +1,996 |
| 3 | Raul Fernandez | Trackhouse Aprilia | +5,104 |
| 4 | Pedro Acosta | Red Bull KTM | +7,684 |
| 5 | Jorge Martin | Aprilia Racing | +11,372 |
| 6 | Francesco Bagnaia | Ducati Lenovo Team | +11,495 |
| 7 | Fabio Quartararo | Monster Energy Yamaha | +17,560 |
| 8 | Luca Marini | Honda HRC Castrol | +18,683 |
| 9 | Enea Bastianini | Tech3 KTM | +19,140 |
| 10 | Brad Binder | Red Bull KTM | +22,137 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow