Marta Kostyuk Singkirkan Iga Swiatek dari French Open

Smallest Font
Largest Font

Petenis Ukraina Marta Kostyuk menumbangkan juara bertahan Iga Swiatek lewat kemenangan dua set langsung 7-5 6-1 pada turnamen Grand Slam French Open di Paris, Prancis.

Hasil mengejutkan ini memastikan lahirnya juara baru di sektor tunggal putri dan putra turnamen tahun ini. Kekalahan tersebut menjadi hasil terburuk Swiatek di lapangan tanah liat Paris sejak debutnya pada 2019 setelah melewati musim yang sulit.

Sebaliknya, Kostyuk memperpanjang rekor tidak terkalahkan di lapangan tanah liat musim ini menjadi 16 pertandingan berturut-turut. Petenis berusia 23 tahun yang menduduki peringkat tertinggi dalam kariernya di posisi 15 tersebut baru kedua kalinya berhasil menembus babak perempat final Grand Slam setelah Australian Open 2024.

"To beat such an unbelievable player who won four times here, I’d lost (three) times to her, never taken a set off her, I still cannot believe it," kata Kostyuk, petenis tunggal putri Ukraina.

Kemenangan ini melanjutkan tren positif bagi para petenis putri Ukraina di turnamen ini. Sebelumnya, Kostyuk sempat memulai turnamen dengan tangisan di lapangan setelah mengungkapkan bahwa rumah keluarganya di Kyiv nyaris terkena rudal Rusia.

"I think the most important thing I’ve been doing is really just trying to enjoy. I woke up this morning and I just thought about what an unbelievable day I have to live today to play on Chatrier against Iga," ujar Kostyuk, yang kini bersiap menghadapi babak delapan besar.

Berdasarkan laporan pertandingan, Swiatek sebenarnya sempat memegang servis untuk mengamankan set pertama namun gagal memanfaatkannya. Dua kesalahan ganda (double faults) dari petenis Polandia itu pada gim ke-12 membuat Kostyuk merebut keunggulan.

Meskipun Swiatek sempat mengambil jeda kamar mandi yang cukup lama dan langsung mematahkan servis lawan di awal set kedua, ia kembali melakukan dua kesalahan ganda. Pukulan forehand Swiatek semakin tidak akurat, dan sebuah pukulan backhand yang melebar menjadi kesalahan sendiri (unforced error) ke-38 sekaligus yang terakhir dalam laga tersebut.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed