Marvel Studios Tunjuk Christopher Abbott Perankan Profesor X di Reboot X Men
Marvel Studios mengunci aktor Christopher Abbott untuk memerankan karakter Charles Xavier atau Profesor X dalam proyek film reboot X-Men mendatang. Kepastian ini menjadi bagian dari arah baru Marvel Cinematic Universe (MCU) yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 5 Mei 2028.
Proyek reboot waralaba mutan tersebut disutradarai oleh Jake Schreier, sementara penulisan naskah dipercayakan kepada Lee Sung Jin dan Joanna Calo. Selain Abbott, aktor Adam Driver dilaporkan ikut bergabung untuk memerankan karakter antagonis, didukung Kit Connor sebagai Cyclops, Sadie Sink sebagai Jean Grey, serta Samara Weaving sebagai Emma Frost.
Sebelum menentukan nama pemeran pendiri sekolah mutan tersebut, studio sempat menggelar proses audisi yang melibatkan lima aktor muda. Persaingan peran tersebut sempat diikuti oleh Christopher Abbott, Bill Skarsgård, Harris Dickinson, Tom Pelphrey, dan Will Poulter.
Keputusan pemilihan jajaran pemain muda ini sejalan dengan visi jangka panjang studio dalam membangun ekosistem cerita mutan secara menyeluruh. Presiden Marvel Studios Kevin Feige memberikan penegasan terkait rencana besar waralaba tersebut.
"Mendapatkan hak atas X-Men bukan sekadar... contohnya, Wolverine adalah karakter yang luar biasa, dan kami bisa menyatukannya dengan Deadpool, yang mana itu sangat bagus. Namun X-Men jauh lebih dari sekadar Wolverine, jauh lebih banyak dari tim aslinya; pada dasarnya, ini adalah sebuah semesta, kisah multi-tahap. Sebagian besar dari hal itulah yang sedang kami tuju," kata Kevin Feige, Presiden Marvel Studios.
Feige juga menyinggung evaluasi dari perjalanan adaptasi layar lebar mutan sebelumnya sebagai panduan melangkah ke depan.
"Kami terus berubah, terus berkembang, tetapi memiliki panduan membantu kami bertindak lebih terarah, terutama dengan X-Men sudah ada 10 film, beberapa sangat, sangat bagus," ucap Kevin Feige, Presiden Marvel Studios.
Ia menambahkan adanya rentang kualitas pada beberapa karya terdahulu yang memicu penataan ulang Saga Mutan secara megah.
"Beberapa menurut saya belum memenuhi harapan bagaimana kita merencanakan 'saga mutan' dengan cara yang sangat megah?" sambung Kevin Feige, Presiden Marvel Studios.
Pengembangan garis cerita ini dirancang untuk mencakup horizon waktu yang sangat panjang dengan mengeksplorasi latar belakang karakter dari berbagai wilayah.
"Meskipun demikian, kami memiliki jauh lebih banyak karakter untuk dieksplorasi di masa depan—jadwalnya sudah terisi penuh hingga tahun 2042, khususnya X-Men," kata Kevin Feige, Presiden Marvel Studios.
Feige mengutarakan antusiasmenya terhadap potensi keberagaman pahlawan baru yang belum pernah muncul di versi aksi langsung.
"X-Men memiliki banyak karakter yang belum dieksplorasi dari wilayah Asia-Pasifik, khususnya Tiongkok, yang sangat ingin kami eksplorasi. Itulah mengapa saya bersemangat tentang X-Men: kita bisa menunjukkan kepada dunia berbagai jenis pahlawan yang berbeda," penuturan Kevin Feige, Presiden Marvel Studios.
Di sisi lain, muncul rumor yang mengaitkan nama Charles Melton dengan peran Hank McCoy atau Beast dalam proyek ini. Melton memberikan tanggapannya mengenai keterikatan namanya dengan tim produksi.
“Itu tergantung pada hari atau momen apa Anda menangkap saya, tetapi saat ini saya akan mengatakan saya pikir saya sangat percaya pada Jake dan Sunny, dan saya ingin bekerja dengan mereka lagi, dan berkali-kali lagi. Mereka tahu itu. Saya mencoba menjauh dari gosip sebisa mungkin.
Jadi saya membatasi diri untuk Googling nama sendiri mungkin 20 kali sehari daripada 50 kali. Itu benar-benar buruk sebelumnya,” tutur Charles Melton, Aktor.
Karakter Profesor X pertama kali diciptakan oleh Stan Lee dan Jack Kirby dalam komik The X-Men #1 pada tahun 1963. Sebelum Abbott terpilih, sosok Charles Xavier di layar lebar identik dengan akting Patrick Stewart dan James McAvoy, di mana Stewart diproyeksikan bakal tampil kembali dalam Avengers: Doomsday.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow