Marvel Studios Ubah Arah Kreatif Film Spider Man Brand New Day
Marvel Studios dan Sony Pictures secara resmi mengubah arah kreatif waralaba film Spider-Man: Brand New Day dengan berfokus pada kedalaman emosional karakter utama, alih-alih menghadirkan kembali varian Spider-Man terdahulu seperti Tobey Maguire dan Andrew Garfield, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Langkah strategis ini diambil setelah kesuksesan fenomenal Spider-Man: No Way Home yang meraup pendapatan hingga $1,92 miliar sempat membuat pihak studio berada di persimpangan jalan akibat bayang-bayang pencapaian besar tersebut.
Presiden Marvel Studios Kevin Feige menjelaskan alasan utama penentuan konsep baru tersebut saat berbicara di USC School of Cinematic Arts. Menurutnya, menambah jumlah varian superhero dalam satu layar bukanlah formula tepat untuk menghasilkan kualitas sekuel yang lebih baik.
<">Anda tidak bisa menandingi momen tiga Spider-Man dari dimensi berbeda bersatu dan mencetak hampir $2 miliar. Di situlah Anda merasa lumpuh,<"> seloroh Kevin Feige, Presiden Marvel Studios.
Feige menambahkan bahwa konsep multiverse dengan puluhan karakter telah dieksekusi sangat memukau oleh Sony melalui waralaba animasi Spider-Verse.
<">Empat Spider-Man? Lima? Ten? Lagi pula, Spider-Verse sudah melakukan itu dengan 100 Spider-Man dan hasilnya luar biasa,<"> kata Feige.
Tim kreatif akhirnya menetapkan acuan baru bahwa film selanjutnya tidak akan dibuat lebih besar secara skala, melainkan dibuat lebih mendalam dari sisi narasi pahlawan.
Produser Amy Pascal turut menegaskan bahwa keputusan untuk tidak memunculkan kembali Maguire dan Garfield dipicu oleh fokus cerita yang mengejar skala emosi, bukan kehancuran dunia masif.
Secara historis, Trilogi Homecoming dirancang layaknya struktur seri Harry Potter yang melewati masa sekolah, sehingga sengaja menghindari elemen klasik seperti bergelayutan di gedung New York guna memberikan penyegaran dibanding era terdahulu.
Melalui Brand New Day, sosok Peter Parker versi Tom Holland kini ditampilkan kembali ke arketipe klasiknya sebagai pahlawan jalanan New York yang berjuang dari titik nol tanpa sokongan teknologi Stark maupun bantuan rekannya.
Strategi mengesampingkan gimmick nostalgia tersebut terbukti memenangi perhatian penonton dan pujian kritikus karena berhasil menampilkan esensi perjuangan hidup manusiawi sosok Spider-Man sekaligus mendominasi box office global.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow