Merdeka Gold Catat Rugi Menyusut dan Pendapatan Meningkat di 1H26
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatat rugi bersih sebesar US$14,9 juta pada semester pertama 2026, dengan pendapatan mencapai US$30,9 juta, didorong oleh produksi komersial Tambang Emas Pani yang dimulai pada kuartal pertama tahun ini, dilansir dari Stockbit.
Rugi bersih EMAS pada kuartal kedua 2026 turun menjadi US$3,9 juta dari rugi US$10,9 juta pada kuartal sebelumnya, sementara pendapatan kuartal kedua melonjak menjadi US$28,2 juta, naik drastis dari US$2,6 juta pada kuartal pertama, terutama karena peningkatan volume penjualan emas.
Produksi emas mencapai 15.594 ounce pada kuartal kedua, sehingga total produksi semester pertama mencapai 17.412 ounce, baru mencapai sekitar 15–17% dari panduan produksi 100–115 ribu ounce untuk tahun 2026.
Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke P. Abidin mengatakan, "Semester I 2026 menjadi periode penting bagi EMAS, seiring kontribusi Tambang Emas Pani mulai tercermin pada pendapatan dan EBITDA Perseroan. Kinerja ini menunjukkan bahwa ramp-up Pani pada kuartal II 2026 berjalan sesuai target, didukung peningkatan produksi dan volume penjualan."
Boyke menambahkan bahwa fokus perusahaan selanjutnya adalah mempercepat produksi, meningkatkan kinerja operasional, dan menjalankan fase pertumbuhan Tambang Emas Pani secara disiplin.
Pengembangan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) menjadi bagian penting dari strategi jangka menengah EMAS, di mana konstruksi untuk tangki CIL dan pre-leach thickener telah selesai pada akhir Juni 2026, dengan target operasional penuh pada 2028.
Menurut Stockbit, EMAS juga menyimpan persediaan emas sebanyak 10.457 ounce dan perak 33.292 ounce hingga akhir semester pertama, yang berpotensi menambah laba pada paruh kedua tahun ini.
Manajemen memperkirakan produksi akan meningkat menjadi sekitar 30 ribu ounce pada kuartal ketiga dan 50 ribu ounce pada kuartal keempat 2026, didukung oleh peningkatan kapasitas crushing yang mempercepat laju stacking bijih pada metode heap leach.
Perbaikan kinerja EMAS juga tercermin dari penurunan beban dan peningkatan margin laba usaha yang mencapai 36% pada kuartal kedua 2026, menandai laba usaha pertama sejak produksi komersial dimulai.
Selain itu, total aset EMAS tercatat sebesar US$964,32 juta pada akhir Juni 2026, naik 30,2% dari posisi akhir Desember 2025 yang sebesar US$740,63 juta, menurut Katadata.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow