Milos Joksic Sebut Laga Versus Java United Tolok Ukur Garudayaksa FC
Pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic menjadikan pertandingan perdana kompetisi BRI Super League 2026/27 melawan Java United FC di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Minggu (6/9/2026) sebagai acuan untuk menilai kesiapan skuadnya.
Garudayaksa FC yang berstatus sebagai tim promosi harus menantang tim tuan rumah Java United dalam duel pembuka musim ini. Sang pelatih asal Serbia mengakui bahwa pertandingan pertama tersebut menyajikan tantangan berat bagi anak asuhnya.
"Laga pertama di BRI Super League musim ini tentunya tak muda bagi kami. Lawan yang kami terhadapi adalah lawan yang bagus dan pastinya bisa menyulitkan tim kami," kata Milos Joksic.
Evaluasi mendalam telah dilakukan tim pelatih selama masa pramusim. Pemusatan latihan yang digelar di Solo dan Yogyakarta memberikan gambaran mengenai potensi serta area pembenahan tim.
"Saya tahu baik dan buruknya tim ini saat pramusim. Hasil pertandingan pertama menjadi patokan seberapa kuatnya kami," ujar Milos Joksic.
Meski demikian, Garudayaksa FC belum dapat menurunkan seluruh komposisi pemain terbaiknya. Sebagian pilar belum bergabung, sementara beberapa pemain lainnya masih memulihkan kondisi kebugaran tubuh agar dapat mencapai level ideal.
"Kami harus memainkan pemain yang benar-benar dalam kondisi fisik terbaik. Mungkin dalam pertandingan selanjutnya mereka sudah bisa dimainkan," kata Milos Joksic.
Manajemen klub mematok target tinggi bagi tim berjuluk Spirit of Garuda ini untuk mengakhiri musim di posisi kelima klasemen akhir. Target tersebut dicanangkan setelah mereka sukses menjuarai Grup A Liga 2 pada musim lalu.
Di sisi lawan, Java United mengawali musim kompetisi ini dengan sanksi pengurangan dua poin dari I.League akibat kendala proses lisensi klub, khususnya terkait perpindahan markas dari Gelora Kie Raha ke Stadion Jatidiri. Sanksi serupa juga dialami oleh Isen Mulang Kalteng FC.
Manajer Java United Alan Haviludin menyatakan pihak manajemen menghormati keputusan regulator liga. Ia menegaskan bahwa hukuman tersebut tidak memadamkan semangat juang anak asuh Fabio Lefundes untuk mengamankan poin penuh.
"Kami menerima keputusan yang sudah ditetapkan. Tugas kami sekarang adalah mendapatkan poin sebanyak mungkin untuk tetap bersaing di liga," ujar Alan Haviludin.
David da Silva beserta rekan-rekannya menjadikannya motivasi tambahan untuk segera bangkit dari hukuman pengurangan poin. Mereka bertekad meraih kemenangan penuh sejak pertandingan pertama di kandang.
"Pengurangan dua poin di awal kompetisi tidak mengurangi semangat Java United untuk bersaing di musim ini," ujar Alan Haviludin.
Usai menuntaskan laga tandang di Semarang, Garudayaksa FC dijadwalkan menjamu Persik Kediri di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Jumat (11/9/2026) sore.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow