Mirra Andreeva Melaju ke Final Roland Garros 2026
Petenis unggulan kedelapan Mirra Andreeva berhasil melangkah ke babak final Grand Slam untuk pertama kali dalam kariernya di Roland Garros pada Kamis, 4 Juni 2026. Hasil positif tersebut diraih setelah Andreeva menghentikan rekor 17 kemenangan beruntun milik unggulan ke-15, Marta Kostyuk, dengan skor 6-1, 6-3 dalam waktu 76 menit.
Keberhasilan ini menjadikan Andreeva yang berusia 19 tahun sebagai finalis Roland Garros termuda ketiga di abad ke-21. Pencapaiannya berada di bawah Coco Gauff yang menembus final pada usia 18 tahun pada 2022, serta Kim Clijsters pada usia 17 tahun pada 2001. Dilansir dari wtatennis.com, Andreeva juga menjadi remaja pertama yang mencapai final major sejak performa Gauff di Paris empat tahun lalu.
Kemenangan di babak semifinal ini sekaligus membalas kekalahan dua set langsung yang dialami Andreeva dari Kostyuk dalam dua pertemuan sebelumnya di perempat final Brisbane dan final Madrid tahun ini. Di babak puncak nanti, Andreeva akan menghadapi pemenang laga antara unggulan ke-25 Diana Shnaider atau petenis kualifikasi Maja Chwalinska.
Sepanjang turnamen Roland Garros tahun ini, Andreeva tercatat hanya kehilangan satu set saat menghadapi petenis kualifikasi peringkat 175, Marina Bassols Ribera, di babak kedua. Secara keseluruhan, Andreeva tampil dominan dengan hanya kehilangan 32 gim dalam enam babak yang telah dilaluinya.
Tekanan berat sempat dirasakan oleh Andreeva sebelum memasuki lapangan pertandingan melawan Kostyuk.
"I was very, very nervous coming into this match," kata Andreeva saat diwawancarai oleh juara Wimbledon 2013, Marion Bartoli, di dalam lapangan.
Andreeva menambahkan bahwa rekor tidak terkalahkan milik lawannya di lapangan tanah liat sepanjang musim ini sempat memberikan beban tersendiri.
"Until this match she hasn't lost a match on clay, so of course that puts a lot of pressure. She's an amazing player, very tough opponent and I'm first of all super happy with the way I played today, then I'm happy that I got a revenge from Madrid final, and then as well I'm happy that I'm in my first ever Grand Slam final. All of these feelings combined ... I've never felt anything like this before, and I'm very excited about the last match here in Paris," ujar Andreeva.
Pertandingan sempat berjalan ketat di set kedua ketika Kostyuk, yang berusia 23 tahun, memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3 setelah memenangi reli 26 pukulan. Namun, Andreeva langsung merespons dengan merebut kembali keunggulan melalui pukulan overhead dan mengunci kemenangan setelah pukulan forehand Kostyuk keluar lapangan.
Andreeva menegaskan bahwa dirinya telah mempersiapkan diri untuk menghadapi segala situasi yang tidak terduga di atas lapangan.
"Today was one of those days where I felt like everything could happen and it was a little bit unpredictable," tutur Andreeva.
Petenis peringkat delapan dunia tersebut mengaku terus memotivasi dirinya sendiri untuk tidak menyerah dalam situasi apa pun.
"So I told myself no matter what happens I'm gonna fight, give my best and if she ends up winning, she's going to have to really work for it and fight," ungkap Andreeva.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow