New South Wales Tekuk Queensland 30-12 di Lang Park
Tim rugbi New South Wales Blues mencetak sejarah baru setelah berhasil menumbangkan favorit juara Queensland Maroons dengan skor telak 30-12 dalam pertandingan penentu Game III State of Origin di Lang Park, Brisbane, pada Rabu malam, 8 Juli 2026.
Kemenangan di hadapan penonton yang memenuhi stadion ini menjadi keunggulan keempat bagi New South Wales dari 14 kali upaya laga penentu di markas Queensland. Keberhasilan tersebut sekaligus memastikan keunggulan seri bagi tim asuhan Laurie Daley setelah mengunci keunggulan 18-0 di babak pertama.
Setengah bek New South Wales, Nathan Cleary, tampil sebagai bintang lapangan dengan sumbangan dua tri, menginisiasi satu tri lainnya lewat aksi perebutan bola tunggal, serta sukses mengeksekusi lima konversi tendangan gol.
"He was unbelievable, the ice man," tutur Liam Martin, rekan setim Cleary di NSW dan Penrith kepada ABC Sport.
Martin menambahkan bahwa performa tersebut berhasil membungkam para pengkritik dan ia merasa terhormat bisa bermain bersama sang bintang.
"He certainly silenced the critics. Just honoured to play alongside him," kata Martin, yang masuk ke skuad pada laga ketiga setelah pulih dari cedera lutut.
Ketangguhan para pemain lini depan Blues seperti Payne Haas dan Cameron Murray juga menjadi kunci sukses dalam meredam agresivitas serangan para playmaker tim tuan rumah sepanjang pertandingan berlangsung.
"I think everyone did their job fantastically. We just killed it. Incredable," sambung Martin.
Meskipun Queensland sempat memperkecil ketertinggalan melalui tri dari Hamiso Tabuai-Fidow dan Selwyn Cobbo, kebangkitan tim tamu selalu berhasil mementahkan momentum tersebut.
"I think we responded after points really well," jelas Martin lebih lanjut mengenai respons cepat timnya setelah kebobolan.
Pelatih Queensland Maroons, Billy Slater, menyampaikan kekecewaannya atas hasil akhir pertandingan namun tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya di lapangan.
"We just weren't quite good enough tonight. Didn't quite get our best performance on the field. We never gave up; we had our chances, but we hurt ourselves a few times," ungkap Slater saat berbicara kepada awak media seusai laga.
Slater juga sempat ditanyai mengenai keputusan peninjauan video (Bunker) yang mengesahkan tri jarak jauh centre NSW, Bradman Best, meski ada indikasi sentuhan bola ke depan (knock-on) oleh winger Jack Bostock dalam prosesnya.
"We didn't get a clear look in the box. It is what it is," ujar Slater menanggapi tayangan ulang yang dinilai kurang jelas dari ruang kontrolnya.
Di kubu seberang, pelatih New South Wales Blues, Laurie Daley, merayakan keberhasilan keduanya dalam memenangkan seri State of Origin sebagai juru taktik.
“It’s pretty special,” kata Daley kepada Nine Network.
Kemenangan ini sekaligus menjawab keraguan publik terkait rekor kepelatihan Daley serta keputusan perombakan skuad yang dilakukannya setelah kekalahan telak di Melbourne pada laga kedua.
“I was just happy for the players. Obviously we know that performance was there, but we just haven’t seen it, so it was all about for us proving ourselves right,” aku Daley.
Apresiasi besar juga datang dari Nathan Cleary yang memuji keteguhan sang pelatih dalam menghadapi tekanan dan kritik tajam dari berbagai pihak sebelum laga krusial ini.
“A lot of people wrote him off and negative things were said about him, but he’s an absolute champion in NSW and we never write off champions,” cetus Cleary melalui saluran Nine Network.
Cleary menegaskan dukungannya yang besar terhadap Daley dan merasa sangat gembira atas pencapaian bersejarah yang berhasil mereka raih bersama seluruh skuad.
“I love the guy and I’m so pumped for him,” tambah Cleary, yang kemudian dianugerahi Medali Wally Lewis sebagai pemain terbaik sepanjang seri.
Sementara itu, Bradman Best yang kembali masuk skuad setelah sempat didera cedera di awal tahun, sukses mencetak tri penentu kemenangan seperti yang dilakukannya pada edisi 2024.
"To get the opportunity to come back, I had a few injuries to start the year. When this opportunity come up, I wanted to take it with both hands. We knew coming up here, it's always go to be a tough ask," papar Best kepada ABC Sport.
Meskipun mencetak tri krusial lewat skema serangan balik cepat memanfaatkan bola liar dari tendangan lawan, Best memilih merendah.
"I was just lucky enough. The ball stood up for me there. I had a bit of work to do," sambung Best.
Keberhasilan lini pertahanan New South Wales mematikan pergerakan duet gelandang Queensland menjadi catatan penting tersendiri bagi pemain pengganti, Cameron Murray.
"It's hard to put into words. It's and awesome night. Theses are the ones you want to play in," tukas Murray saat diwawancarai oleh John Gibbs dari ABC Sport.
Murray mengungkapkan bahwa upaya menghentikan kreativitas para pengatur serangan Maroons memang telah menjadi fokus utama dan target personal lini depan Blues selama sesi latihan sepekan terakhir.
"We spoke a lot about how dangerous their playmakers are. I think every forward stepped up in our team tonight," pungkas Murray.
Laga ditutup dengan tri dari Hudson Young tepat saat sirine tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, menegaskan keunggulan mutlak New South Wales atas Queensland dalam seri tahun ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow