OGC Nice Pertahankan Pemain Piala Dunia Hadapi Saint Etienne

Smallest Font
Largest Font

Manajemen OGC Nice berhasil memastikan kehadiran para pemain internasional mereka untuk menghadapi AS Saint-Etienne dalam pertandingan babak play-off promosi-degradasi Liga Prancis. Kepastian ini diperoleh setelah pihak klub memanfaatkan celah dalam regulasi FIFA terkait batas waktu pemanggilan pemain oleh tim nasional.

Klub berjuluk Les Aiglons tersebut meloloskan argumen hukum setelah mempelajari regulasi FIFA selama 42 jam guna mencari celah penolakan pelepasan pemain. Berdasarkan aturan, federasi nasional wajib mengirimkan surat pemanggilan kepada klub paling lambat tanggal 10 mai, atau 15 hari sebelum periode pelepasan resmi dimulai pada 25 mai 2026.

Pihak manajemen OGC Nice menilai ketentuan tersebut tidak dipenuhi secara tepat oleh beberapa asosiasi sepak bola negara asal pemain, seperti Aljazair, Tunisia, dan Ghana. Selain itu, klub juga mengaku telah menerima surat korespondensi resmi dari FIFA yang mendukung posisi hukum mereka dalam sengketa ini.

Berkat keberhasilan langkah hukum ini, pelatih Claude Puel dapat menyertakan Hicham Boudaoui dari Aljazair, Ali Abdi dari Tunisia, serta Kojo Oppong dari Ghana ke dalam skuad pertandingan. Sementara itu, Antoine Mendy, Yehvann Diouf, dan Elye Wahi juga telah mendapatkan izin dari tim nasional masing-masing untuk tetap bertahan di Côte d'Azur demi membantu klub di laga krusial ini.

Satu-satunya pemain yang dipastikan absen dalam lawatan ke Stadion Geoffroy-Guichard tersebut adalah penjaga gawang Maxime Dupé. Sang kiper terpaksa menepi dari lapangan hijau karena alasan keluarga, yaitu mendampingi istrinya yang dijadwalkan akan segera melahirkan dalam waktu dekat.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed