Nilai Impor Migas Indonesia Melonjak Hampir 50 Persen pada Juli 2026

Smallest Font
Largest Font

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor migas Indonesia pada Juli 2026 mencapai US$ 3,77 miliar, naik 49,91% dibandingkan Juli 2025 yang sebesar US$ 2,51 miliar, didorong oleh kenaikan harga global dan volume impor yang meningkat 15,44%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyatakan kenaikan nilai impor migas lebih tinggi daripada volume, yang menandakan adanya pengaruh kenaikan harga global terhadap biaya impor.

"Kenaikan harga tentunya ini turut mendongkrak ya, kenaikan impor migas. Bandingkan antara tadi nilainya itu jauh lebih tinggi dibandingkan dengan volumenya. Dengan demikian di dalamnya itu otomatis ada kenaikan harga yang turut mendongkraknya," ujar Ateng dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Ateng menjelaskan bahwa peningkatan impor migas tahun ini didominasi oleh dua komoditas utama: hasil minyak dan minyak mentah. Impor minyak mentah mengalami lonjakan paling tinggi sebesar 51,68% atau naik US$ 406,3 juta, sementara impor hasil minyak naik 49,11% atau bertambah US$ 48,3 juta.

"Adapun ya untuk peningkatan migas secara year-on-year lebih banyak terutama pada hasil minyak ini naik 49,11% atau US$ naik 48,3 juta. Kemudian juga minyak mentah, minyak mentah ini naik US$ 406,3 juta atau naik cukup tinggi ya, minyak mentah naik 51,68%," ujar Ateng.

Selain itu, total nilai impor Indonesia pada Juli 2026 mencapai US$ 26,09 miliar, naik 27,02% dibandingkan Juli 2025. Nilai impor non migas juga meningkat 23,83% menjadi US$ 22,33 miliar.

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, total nilai impor mencapai US$ 163,33 miliar, naik 19,94% dari periode sama tahun sebelumnya. Impor migas tercatat sebesar US$ 25,77 miliar atau naik 40,24%, sedangkan impor non migas sebesar US$ 137,56 miliar naik 16,78%.

Data ini menunjukkan tekanan harga global dan permintaan terhadap migas yang terus meningkat di Indonesia, yang berdampak langsung pada nilai impor migas nasional, menurut laporan yang dilansir dari Detik Finance.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed