Pemain dan Pengisi Musik Film Istimewa Gelar Cinema Visit di Jogja

Smallest Font
Largest Font

Rangkaian ajang sapa penonton film Istimewa berlangsung di Empire XXI Yogyakarta pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini menghadirkan para pemeran utama serta penyanyi lagu tema untuk mengampanyekan kepedulian terhadap penyandang disabilitas.

Para pemprakarsa karya cinematografi tersebut membagikan pengalaman proses produksi sekaligus menyaksikan langsung respons masyarakat. Kegiatan di Kota Gudeg ini digelar setelah rombongan menyelesaikan agenda serupa di Bandung, Semarang, dan Solo.

Para pemain yang hadir menyapa penonton antara lain Yanni Melwani, Prija Iska yang akrab disapa Priijay, Bambang Ceper, serta Rein. Selain aktor, pelantun lagu tema Tami Aulia turut meramaikan acara dengan membawakan tembang Ayah Kau Istimewa.

Yanni Melwani menyampaikan pandangannya mengenai respons positif dari para penonton selama kegiatan berlangsung.

"Senang sekali bisa bertemu langsung dengan penonton dan melihat respons mereka setelah menonton Istimewa. Semoga setelah film ini, semakin banyak orang yang melihat teman-teman Istimewa bukan dari keterbatasannya, tetapi dari pribadi, mimpi, dan kemampuan yang mereka punya," ujar Yanni Melwani.

Sikap optimistis mengenai dampak sosial karya layar lebar ini juga diutarakan oleh pemeran lainnya.

"Buat saya, Istimewa bukan hanya tentang perjalanan anak-anak di dalam film, tapi juga tentang bagaimana kita belajar memahami orang lain. Semoga penonton bisa membawa rasa dan pesan itu setelah keluar dari bioskop," kata Priijay.

Produser film Istimewa, Abdullah Mansuri atau Ayah Mans, menegaskan harapan agar penikmat film memperoleh sudut pandang anyar.

"Yang saya harapkan sederhana, setelah menonton Istimewa kita bisa pulang dengan cara melihat yang sedikit berbeda. Jangan hanya melihat teman-teman Istimewa dari kondisi mereka, tapi lihat manusia dan segala hal baik yang ada di dalam dirinya. Kalau itu mulai terjadi, berarti film ini sudah melakukan sesuatu," ujar Ayah Mans.

Ia menuturkan bahwa kesetaraan serta penghargaan terhadap sesama manusia merupakan nilai universal.

"Kita semua punya kekurangan dan perjalanan masing-masing. Jadi jangan sampai kita merasa seseorang lebih rendah hanya karena punya kondisi yang berbeda. Pada akhirnya, setiap orang punya sesuatu yang membuat dirinya istimewa," lanjut Ayah Mans.

Dari sisi musik latar, penyanyi Tami Aulia menjelaskan keterikatan emosional antara lagu yang dibawakannya dengan alur cerita.

"Buat saya, ‘Ayah Kau Istimewa’ adalah lagu yang sangat dekat dengan cerita filmnya. Ada rasa sayang, kehilangan, dan kerinduan kepada sosok Ayah di dalamnya. Saya berharap lagu ini bisa ikut membawa penonton merasakan emosi yang sama setelah menyaksikan Istimewa," ujar Tami Aulia.

Alur cerita film berfokus pada lima anak penyandang disabilitas, yakni Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul, yang tinggal di Rumah Istimewa asuhan Pak Mahendra yang diperankan Mathias Muchus. Konflik bermula saat sang pengasuh pergi diam-diam akibat vonis kanker, mendorong anak-anak tersebut melakukan perjalanan pencarian.

Sinema yang turut dibintangi Ajil Ditto, Agus Kuncoro, dan Salsabila Bella ini menjadwalkan penayangan serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed