Pemkot Palembang Sediakan CCTV Daring dan Perbaiki Jalan Sukawinatan
Pemerintah Kota Palembang menyediakan fasilitas kamera pengawas atau CCTV daring gratis melalui situs resmi cctv.palembang.go.id pada Kamis, 21 Mei 2026, guna memudahkan masyarakat memantau situasi arus lalu lintas, kondisi cuaca, hingga potensi genangan air secara real-time.
Penyediaan infrastruktur digital ini menjadi bagian dari penguatan implementasi konsep kota cerdas atau smart city di Kota Palembang. Dilansir dari SuaraSumsel.id, akses terhadap layanan pemantau jalan raya ini biasanya melonjak signifikan saat jam berangkat dan pulang kerja, cuaca buruk, banjir, kecelakaan, serta momen libur panjang.
Masyarakat dapat mengakses tayangan visual yang diperbarui secara langsung ini melalui gawai maupun laptop. Berdasarkan data akses pengguna, terdapat sepuluh lokasi strategis rawan kemacetan yang paling sering dipantau oleh warga.
Jembatan Ampera menempati urutan pertama yang paling banyak diakses warga untuk melihat arus kendaraan antara wilayah Seberang Ulu dan Seberang Ilir. Titik lain yang sering dipantau meliputi Simpang Charitas, Bundaran Air Mancur, Simpang Polda, Kambang Iwak, Pasar 16 Ilir, Jakabaring, Persimpangan KM 5, kawasan KM 12 menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, serta Jembatan Musi VI.
| Peringkat | Lokasi CCTV | Karakteristik Wilayah |
|---|---|---|
| 1 | Jembatan Ampera | Ikon kota, penghubung Seberang Ulu dan Seberang Ilir, padat pada pagi dan sore hari. |
| 2 | Simpang Charitas | Titik kemacetan tersibuk, lalu lintas selalu ramai saat jam kerja dan akhir pekan. |
| 3 | Bundaran Air Mancur | Pusat kota, ramai saat malam hari dan akhir pekan sebagai tempat berkumpul warga. |
| 4 | Simpang Polda | Sering dipantau saat jam pulang kantor karena kondisi lalu lintas kerap padat merayap. |
| 5 | Kambang Iwak | Lokasi olahraga favorit masyarakat yang cukup ramai pada pagi dan sore hari. |
| 6 | Pasar 16 Ilir | Pusat aktivitas perdagangan dan kawasan pasar tradisional terbesar di Palembang. |
| 7 | Jakabaring | Sering dipantau warga terutama ketika berlangsung acara olahraga atau kegiatan besar. |
| 8 | KM 5 | Persimpangan jalan yang dikenal sebagai salah satu titik lalu lintas terpadat pada jam sibuk. |
| 9 | KM 12 dan Bandara SMB II | Jalur utama yang digunakan warga untuk memantau arus kendaraan menuju bandara udara. |
| 10 | Musi VI | Jembatan penghubung antarwilayah yang menjadi alternatif pantauan kondisi lalu lintas. |
Perbaikan Infrastruktur Jalan
Selain mengoptimalkan layanan digital, pembenahan infrastruktur fisik juga dilakukan dengan merampungkan perbaikan kondisi jalan retak di Jalan Sukawinatan RT 51, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang. Langkah cepat penutupan jalan yang memiliki perbedaan ketinggian ini diambil petugas Dinas PUPR bersama pihak kelurahan setelah menerima keluhan warga pada Senin malam, 18 Mei 2026, sekitar pukul 19.00 WIB guna menekan angka kecelakaan.
"Setelah menerima laporan dan keluhan dari warga, pihak Kelurahan Sukajaya langsung berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan jalan," ujar Andy Syafrianto, Plt Lurah Sukajaya sebagaimana dilansir dari PALTV.
Proses pengerjaan fisik sengaja dilangsungkan ketika malam hari demi menjaga keamanan masyarakat serta agar tidak mengganggu aktivitas transportasi publik yang melintas di kawasan tersebut.
"Perbaikan dilaksanakan pada Senin malam sekitar pukul tujuh malam oleh petugas PUPR bersama pihak kelurahan agar kondisi jalan kembali aman dilalui masyarakat," kata Andy Syafrianto, Plt Lurah Sukajaya.
Pihak kelurahan saat ini juga mengupayakan penambahan fasilitas penunjang keselamatan jalan berupa lampu penerangan kepada instansi terkait untuk mengantisipasi minimnya cahaya pada malam hari.
"Untuk penerangan jalan sudah kami ajukan dan saat ini masih menunggu informasi tindak lanjut dari Dinas Perhubungan. Semoga segera ada kabar baik agar penerangan di lokasi juga dapat diperbaiki," ujar Andy Syafrianto, Plt Lurah Sukajaya.
Melalui pembenahan celah retakan ini, jajaran pemerintah daerah berharap aspek keselamatan berkendara di wilayah tersebut dapat meningkat secara optimal.
"Harapan kami setelah jalan diperbaiki, pengendara bisa lebih aman saat melintas dan tidak ada lagi korban kecelakaan di lokasi tersebut," tambah Andy Syafrianto, Plt Lurah Sukajaya.
Langkah taktis dari Dinas PUPR dan kelurahan ini memicu respons positif serta disambut baik oleh para pengendara maupun warga sekitar yang sehari-hari melintasi area rawan tersebut.
"Kami senang jalan yang sebelumnya retak sekarang sudah diperbaiki. Mudah-mudahan pengendara lebih nyaman saat melintas," kata Hendi, warga RT 51 Kelurahan Sukajaya.
Kendati demikian, realisasi pembenahan jaringan lampu penerangan jalan tetap dinantikan oleh warga demi menjamin keamanan pengendara saat kondisi gelap.
"Kalau lampu jalannya nanti juga diperbaiki tentu akan lebih baik dan pengendara bisa lebih nyaman serta tidak khawatir saat melintas malam hari," kata Hendi, warga RT 51 Kelurahan Sukajaya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow