Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Ditutup dengan 120.295 Pendaftar
Pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2026 telah resmi ditutup dengan total 120.295 pendaftar yang telah menyelesaikan proses submit, dilansir dari Detikcom. Politeknik Keuangan Negara STAN menjadi sekolah kedinasan paling diminati, diikuti oleh Institut Pemerintahan Dalam Negeri dengan jumlah pendaftar kedua instansi tersebut lebih dari 20 ribu orang. Sementara itu, beberapa sekolah kedinasan justru mencatat jumlah pendaftar yang sangat sedikit, bahkan kurang dari seribu orang pada hari terakhir pendaftaran.
Politeknik Penerbangan Jayapura menjadi yang paling sedikit peminatnya dengan hanya 57 pendaftar, diikuti Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi dengan 135 pendaftar, dan Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara sebanyak 152 pendaftar.
Daftar ini juga mencakup Politeknik Pelayaran Surabaya 198 pendaftar, Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang 248 pendaftar, dan Politeknik Penerbangan Palembang 551 pendaftar. Selain itu, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug mencatat 645 pendaftar, Politeknik Penerbangan Surabaya 775 pendaftar, Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun 1.209 pendaftar, dan Politeknik Siber dan Sandi Negara 1.690 pendaftar.
Bagi peserta yang ingin mengajukan sanggah terhadap hasil seleksi administrasi, masa sanggah dibuka pada tanggal 4-5 September 2026, dengan masa jawab sanggah pada 4-6 September 2026. Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui laman SSCASN, sehingga proses dan aturan sanggah mirip dengan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Beberapa ketentuan penting untuk sanggah hasil seleksi yaitu peserta hanya bisa mengajukan satu kali sanggah setelah hasil seleksi diumumkan, dan panitia seleksi dapat menerima atau menolak alasan sanggah yang diajukan pelamar. Jika alasan sanggah diterima, panitia akan mengumumkan hasil pasca sanggah maksimal tujuh hari kalender setelah waktu pengajuan sanggah berakhir. Fitur ajukan sanggah tidak digunakan untuk memperbaiki kesalahan pelamar, sehingga status verifikasi administrasi tidak akan berubah dari tidak memenuhi syarat menjadi memenuhi syarat meskipun kesalahan diperbaiki.
Apabila dokumen seleksi yang tidak valid lebih dari satu dan pelamar hanya menyanggah salah satu dokumen, maka status akan tetap tidak memenuhi syarat setelah sanggah.
Isian sanggah yang tidak sesuai dengan dokumen dapat dikenakan sanksi. Untuk mengajukan sanggah, peserta harus mengakses laman SSCASN, login, dan memilih tombol Ajukan Sanggah pada bagian hasil seleksi di resume pendaftaran. Peserta harus mengisi alasan sanggah dengan benar pada semua persyaratan yang tidak terpenuhi dan mengakhiri proses sanggah dengan menekan tombol yang tersedia, lalu memantau hasilnya di akun masing-masing.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow