Peringatan Hari Damai Aceh Diwarnai Kericuhan dan Aksi Zikir

Smallest Font
Largest Font

Peringatan Hari Damai Aceh di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berakhir ricuh setelah terjadi bentrokan antara massa dan aparat gabungan TNI-Polri pada Sabtu (15/8/2026). Di tempat terpisah, ribuan warga Kabupaten Aceh Utara memperingati momen 21 tahun damai tersebut dengan menggelar zikir dan doa bersama.

Insiden di Banda Aceh dipicu oleh tindakan sejumlah warga yang hendak mengibarkan bendera bintang bulan di kompleks masjid. Aparat TNI yang bertugas melarang aksi tersebut dan melepaskan tembakan peringatan ke udara hingga memicu kemarahan massa.

Massa melempar batu ke arah petugas dan merusak kendaraan terparkir, sementara aparat membalas dengan tembakan gas air mata. Dalam peristiwa tersebut, satu unit sepeda motor milik TNI dibakar massa dan seorang peserta aksi harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka di kepala.

Sebelum insiden terjadi, Kepala Staf Kodam Iskandar Muda Brigadir Jenderal TNI Dwi Sasongko membacakan amanat Panglima Kodam Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo saat apel kesiapsiagaan di Lanud Sultan Iskandar Muda, Jumat (14/8/2026). Selain menekankan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, Pangdam IM meminta pengamanan peringatan Hari Damai Aceh mengedepankan pendekatan humanis.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed