Pemerintah Daerah Jabar Matangkan Persiapan Penerimaan Siswa Baru 2026

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah daerah di Jawa Barat mulai mematangkan kesiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 guna memastikan proses seleksi berjalan lancar, tertib, dan bebas dari celah kecurangan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmen penuh pemerintah untuk memberantas praktik jual beli kursi dalam pelaksanaan SPMB 2026 di wilayahnya.

Langkah tegas ini diambil bersama aparat penegak hukum dan DPRD untuk memperkuat pengawasan, khususnya pada jenjang SD dan SMP, demi menjaga pembentukan karakter anak sejak awal pendidikan.

"Apa pun yang terindikasi jual beli saya sanksi berat langsung saya pidanakan," kata Muhammad Farhan di Bandung, Senin, 18 Mei 2026.

Menurut laporan metrotvnews.com, Pemkot Bandung juga telah melakukan sosialisasi menyeluruh kepada kepala sekolah serta menyesuaikan teknis pelaksanaan dengan aturan terbaru dari pemerintah pusat.

Sementara itu, di tingkat provinsi, Dinas Pendidikan Jawa Barat menerapkan inovasi baru melalui program unggulan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yaitu Sekolah Maung (Manusia Unggul), yang mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.

Program ini mentransformasi 41 SMA dan SMK Negeri pilihan menjadi sekolah berkarakter khusus yang berfokus pada pengembangan talenta murid secara maksimal.

"Prestasi itu ada dua loh, prestasi akademik dan non-akademik. Artinya dia olahragawan, seniman, ya boleh dong di Sekolah Maung," kata Gubernur Dedi Mulyadi.

Dilansir dari deskjabar.pikiran-rakyat.com, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menjelaskan bahwa proses input peminatan sengaja dipisah antara Sekolah Maung dan reguler agar pemetaan minat siswa lebih akurat.

Proses seleksi Sekolah Maung menggunakan jalur prestasi tanpa zonasi, berbeda dengan jalur reguler yang menyediakan kuota zonasi minimal 50 persen.

Jadwal Pelaksanaan SPMB Jawa Barat 2026
TanggalKegiatan
18–22 Mei 2026Distribusi akun digital siswa (lewat sekolah/Sapawarga)
25 Mei 2026Input peminatan SPMB Sekolah Maung
29 Mei 2026Input peminatan SPMB Reguler
Juni 2026Pendaftaran resmi dibuka (Afirmasi, Mutasi, Prestasi)
11–15 Juni 2026Pendaftaran jalur Domisili SMA dan SMK
13 Juli 2026Masuk tahun ajaran 2026/2027

Di tingkat kabupaten, Dinas Pendidikan Sumedang turut mematangkan persiapan teknis dengan memetakan daya tampung di 26 kecamatan untuk mengantisipasi penumpukan pendaftar.

Kepala Disdik Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan, menyebut komposisi kuota serta mekanisme aturan secara umum masih sama dengan tahun sebelumnya.

"Untuk SPMB tahun 2026 ini kami sudah melakukan berbagai persiapan agar pelaksanaannya nanti bisa berjalan lancar sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan. Secara umum mekanismenya kurang lebih masih sama seperti tahun sebelumnya," kata Eka Ganjar Kurniawan, Kamis, 14 Mei 2026, seperti dilaporkan jabar.antaranews.com.

"Dasar penetapan daya tampung pertama dilihat dari kesiapan ruang kelas di tiap satuan pendidikan, kemudian juga mempertimbangkan jumlah penduduk yang ada," tambah Eka Ganjar Kurniawan.

Berdasarkan ketentuan, kapasitas rombongan belajar maksimal ditetapkan sebanyak 28 siswa per kelas untuk jenjang SD dan 32 siswa per kelas untuk jenjang SMP.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed