Persib Bandung Incar Kemenangan Kontra Persijap Demi Kunci Gelar Juara
Skuad Persib Bandung membidik poin penuh saat menjamu Persijap Jepara pada laga pamungkas pekan ke-34 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB, demi mengunci gelar juara tanpa memikirkan hasil tim lain.
Klub berjuluk Pangeran Biru saat ini menduduki posisi puncak klasemen dengan raihan 78 poin dari 33 pertandingan, atau unggul dua angka dari Borneo FC di peringkat kedua. Persib sebenarnya hanya memerlukan hasil imbang untuk memastikan trofi juara Liga Indonesia ketiga secara beruntun.
Keunggulan dua poin tersebut diperoleh setelah Persib menang 2-1 atas PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie pada Minggu, 17 Mei 2026, sementara Borneo FC ditahan imbang tanpa gol oleh Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini.
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengingatkan agar seluruh pemain tidak larut dalam euforia setelah kemenangan di Parepare karena kompetisi belum benar-benar berakhir.
"Maka saya juga bilang sama para pemain, semua punya jangan dulu euforia karena kita belum selesai. Walaupun ini udah 90 persen atau 99 persen," kata Umuh di Kota Bandung, Selasa, 19 Mei 2026, melansir Antara.
Manajer kawakan tersebut menegaskan bahwa dirinya tetap menuntut permainan maksimal demi menghibur puluhan ribu pendukung setia yang akan memadati stadion.
"Kalau imbang, sudah tidak ada masalah. Tapi, saya tidak mengharapkan juga imbang. Tetap harus dilibas dan tetap anak-anak memberikan permainan yang luar biasa dan enak ditonton sama Bobotoh," jelas Umuh.
Pernyataan senada disampaikan oleh gelandang Persib Bandung Adam Alis yang memastikan timnya tetap fokus mengejar kemenangan di kandang sendiri.
"Yang pasti kami tetap rendah hati karena semua belum selesai. Kami fokus. Walaupun memang butuh hasil seri, tapi kami maksimal incar kemenangan dan kami ingin bikin sejarah di kota sendiri," kata Adam.
Kemenangan krusial atas PSM Makassar pekan lalu diakui asisten pelatih Persib Igor Tolic membawa suasana emosional yang mendalam bagi seluruh anggota tim.
Laga tersebut tidak didampingi langsung oleh pelatih kepala Bojan Hodak karena harus pulang ke Kroasia untuk menghadiri pemakaman ibundanya, sehingga gol larit dari Julio Cesar dipersembahkan khusus untuk sang pelatih.
"Saya tahu pelatih (Bojan Hodak) bersama kami, menonton, dan dia ada di dalam hati serta pikiran kami. Saya pikir ini menunjukkan semangat yang sebenarnya dari tim ini," kata Tolic dilansir dari Kompas.com.
Tolic menambahkan bahwa konsistensi performa di lapangan harus dipertahankan sampai kompetisi resmi selesai demi mengamankan gelar juara.
"Saya berharap kami bisa mempertahankan hal ini di pertandingan berikutnya karena ini belum selesai," ujar Tolic.
Asisten pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa timnya tidak akan mengendurkan fokus sebelum trofi berada di tangan.
"Saya katakan ini tidak akan selesai sampai akhir. Saya harap kami bisa meraih hasil baik di laga berikutnya dan memenangkan liga," ungkap Tolic.
Di sisi lain, kapten tim Marc Klok dipastikan absen dalam laga penentu ini akibat akumulasi tujuh kartu kuning sepanjang musim, meski posisinya akan digantikan oleh kembalinya Luciano Guaycochea dan Federico Barba.
Gelandang tim nasional Indonesia tersebut menyatakan bahwa takdir juara musim ini sepenuhnya berada di tangan para pemain Persib sendiri tanpa perlu bergantung pada hasil pertandingan kompetitor.
"I pikir, seperti yang kita semua tahu, kami sedang berjuang bersama Borneo untuk menjuarai musim ini. Kami semua tahu peluang itu ada di tangan kami sendiri," ucap Klok.
Klok menambahkan bahwa motivasi internal menjadi kunci utama bagi tim menjelang pertandingan terakhir di hadapan publik Bandung.
"Jika kami menang dua kali, kami tahu akan juara. Semangat inilah yang kami terus bicarakan sebelum pertandingan. Ini peluang kami, kami harus mengambilnya," tutur Klok.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow