Persija Jamu Persib di GBK Setelah Tujuh Tahun

Smallest Font
Largest Font

Persija Jakarta kembali menjamu Persib Bandung pada laga pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini menandai kembalinya duel kedua tim di SUGBK setelah penantian selama tujuh tahun.

Maung Bandung mengantongi rekor dominan dalam lima laga terakhir di kompetisi liga dengan meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang. Pada pertemuan pamungkas yang berlangsung 10 Mei 2026 di Stadion Segiri, Persib mengamankan kemenangan 2-1 atas Persija.

Kesiapan pengamanan laga dipantau langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Irjen Pol Dekananto Eko Purwono dan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung pada Kamis (10/9/2026). Selain itu, Pemprov DKI Jakarta bersama Gubernur Pramono Anung menggelar Apel Jaga Jakarta Bersama The Jakmania pada Jumat (11/9/2026) sore.

Guna menjaga ketertiban umum, kepolisian memastikan bahwa skema rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Senayan akan diterapkan secara situasional tanpa melakukan penutupan jalan.

"Yang pasti rekayasa itu pengalihan arus, tidak akan ada penutupan jalur yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto.

Budhi menambahkan bahwa penyesuaian arus kendaraan berpotensi memengaruhi perjalanan warga di wilayah Jakarta dan daerah penyangga.

"Terkait tentang arus-arus lalu lintas, tadi kami sampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga masyarakat DKI dan sekitarnya, termasuk wilayah penyangga, pasti kita akan melihat situasional rekayasa lalu lintas," ujar Budhi.

Sesuai dengan regulasi keselamatan dan izin keramaian dari Mabes Polri, suporter tim tamu dilarang hadir secara langsung di dalam area stadion.

"Disampaikan bahwa sesuai dengan regulasi FIFA, untuk dalam pertandingan ini suporter dari Persib dilarang untuk hadir di GBK," kata Dekananto.

Pihak kepolisian juga menyiapkan titik penyekatan di kawasan batas wilayah seperti Kota Tangerang, Karawang, dan Bogor guna mengantisipasi pergerakan pendukung Persib.

"Tetapi sekali lagi penyekatan ini, dalam kesempatan ini Pak Gubernur, kami perlu menyampaikan bahwa izin keramaian yang diterbitkan oleh Mabes Polri atas rekomendasi dari Polda Metro dan juga komitmen dari Pak Gubernur," kata Dekananto.

Aturan pembatasan penonton ini dipastikan bakal berlaku secara imbal balik saat laga tandang mendatang.

"Karena demikian juga nanti kalau bertanding di Bandung, kita juga akan larang teman-teman dari The Jakmania untuk hadir ke Bandung," jelas Dekananto.

Di wilayah Bekasi, Forum Silaturahmi Antarsuporter yang digelar Polres Metro Bekasi Kota pada Kamis (10/9/2026) malam menghasilkan kesepakatan damai antara perwakilan The Jakmania dan Bobotoh.

"Identitas sebagai suporter tidak semestinya menciptakan jarak. Justru melalui kecintaan kepada klub masing-masing, The Jakmania dan Bobotoh dapat memperlihatkan bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk mempertemukan dan mempersatukan," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana.

Ia mengimbau seluruh pihak untuk menyikapi kembalinya laga ini ke SUGBK dengan sikap dewasa demi menjaga iklim olahraga yang aman.

"Mari menyambutnya dengan kedewasaan dan menjadikannya perayaan sepak bola yang membanggakan. Beda warna, tetap satu Indonesia," ujar Putu Kholis.

Untuk menyemarakkan laga kandang ini, kelompok pendukung Persija menyiapakan atraksi visual di tribun penonton.

"Ada dong, koreo ada. Insya Allah nanti kami 3D di situ. Dan juga ada koreo kertas. Kami akan banyak atraksi untuk memberikan energi positif untuk Persija," kata Ketua Umum The Jakmania Aditya Putra.

Inisiatif pembuatan koreografi 3D tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan kembali di tribun timur sejak era kepelatihan Stefano Cugurra.

"Insya Allah, besok kami sudah lama tidak koreo, tapi utamanya di tribun timur, maksudnya. Karena mungkin terakhir di tribun timur itu sudah lama sekali, zamannya (Stefano) Teco (Cugurra)," kata Aditya.

Mengenai alokasi anggaran pembuatan koreografi, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada tim pelaksana acara.

"Biayanya ada deh. Saya mempercayakan kepada teman-teman bidang acara. Jadi, saya tutup mata. Yang terpenting bagaimana caranya kita memberikan energi positif untuk Persija," ujar Aditya.

Ia menegaskan komitmen seluruh anggota suporter untuk menjaga ketertiban selama jalannya laga di SUGBK.

"Kepercayaan ini harus kami jaga dan buktikan, The Jakmania ini memang benar-benar pantas untuk selalu bisa bermain di Jakarta mendampingi Persija. Karena kebetulannya, pertandingan pertama (di kandang) lawan Persib," kata Aditya.

Masyarakat yang berencana menyaksikan pertandingan diimbau memanfaatkan moda transportasi umum. Bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi, kantong parkir telah disediakan di Parkir Timur Senayan untuk mobil, kawasan APEC dan Pintu 1 Senayan untuk bus, serta Lapangan ABC, TVRI, Senayan Park, Kolam Renang Aquatic, Kemenpora, dan GBK Arena untuk sepeda motor.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed