Pieter Huistra Kembali Tangani PSS Sleman Jadi Pelatih Kepala

Smallest Font
Largest Font

Kembalinya juru taktik berlisensi UEFA Pro ke pinggir lapangan memberi angin segar bagi PSS Sleman menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Pieter Huistra kini resmi dipercaya memegang peran pelatih kepala setelah sebelumnya menduduki posisi Direktur Teknik akibat regulasi kompetisi kasta kedua, dilansir dari Bola.

Perubahan posisi tersebut disambut antusias oleh sosok asal Belanda itu. Menurut Huistra, mendampingi tim langsung dari area teknis memberinya keleluasaan penuh untuk mengambil tindakan secara instan dibanding menyaksikan laga dari tribune penonton.

"Saya sangat antusias bisa kembali berada di pinggir lapangan. Bagi saya, itu jauh lebih baik. Rasanya juga lebih nyaman karena saya bisa lebih dekat dengan lapangan dan mengambil keputusan dengan cepat. Kalau berada di tribune tentu tidak semudah itu," ujar Huistra.

"Selain itu, saya pikir para penonton di tribune juga akan senang karena mereka tidak perlu duduk bersebelahan dengan orang yang terus berteriak seperti orang gila sepanjang pertandingan," sambungnya.

Jadwal perdana kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia akan dimulai pada 4 September 2026. Klub berjuluk Super Elja tersebut dijadwalkan langsung melakoni laga tandang menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Menghadapi partai pembuka tersebut, juru taktik berusia 59 tahun itu mengakui telah menyusun gambaran awal untuk susunan pemain utama. Namun, pilihan komposisi tim masih terbilang sangat terbuka.

"Saya sudah memiliki gambaran besarnya. Tetapi, gambaran itu masih sangat luas karena kami memiliki banyak pilihan," kata Huistra.

"Semuanya tergantung pada seberapa bugar kondisi setiap pemain, dan seberapa sering mereka sudah bermain bersama dalam latihan maupun pertandingan uji coba," imbuhnya.

Mantan pelatih Borneo FC tersebut juga menegaskan pentingnya memantau tingkat kebugaran serta menit bermain seluruh anak asuhnya. Evaluasi ekstra diberikan kepada pemain yang sempat terganggu masalah cedera fisik.

"Terutama bagi pemain yang sempat mengalami cedera ringan dan belum banyak tampil dalam pertandingan uji coba," ungkap Pieter Huistra.

"Mereka mungkin sedikit tertinggal dibandingkan pemain lainnya. Namun, kita lihat saja bagaimana perkembangannya nanti," lanjutnya.

PSS Sleman sendiri dipastikan tidak dapat menurunkan dua pilar mereka pada pertandingan pembuka nanti. Frederic Injai dan Hanif Sjahbandi masih harus absen lantaran belum pulih dari cedera.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed