PSS Sleman Bersiap Jamu Madura United di Stadion Maguwoharjo

Smallest Font
Largest Font

PSS Sleman bersiap melakoni pertandingan kandang perdana mereka dalam ajang BRI Super League 2026/2027 melawan Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026) sore, sebagaimana dilansir dari Bola.

Klub berjuluk Super Elja tersebut berambisi bangkit di depan pendukung sendiri setelah menelan kekalahan 1-2 dari Bali United pada laga sebelumnya, sementara tim tamu datang dengan modal kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara.

Pelatih PSS, Pieter Huistra, menegaskan bahwa seluruh anak asuhnya sudah melakukan persiapan matang serta memulihkan kondisi fisik untuk menghadapi laga krusial ini.

"Kami memiliki Minggu latihan yang baik setelah laga melawan Bali. Pemain mengisi ulang energi dan sekarang siap untuk bermain melawan Madura," ujar pelatih PSS, Pieter Huistra, saat sesi konferensi pers jelang laga, Jumat (11/9/2026).

Dukungan penuh dari para suporter yang memadati stadion menjadi modal tambahan bagi skuad PSS untuk tampil maksimal di lapangan.

"Itu justru menimbulkan antisipasi. Besok di hadapan pendukung sendiri kami tidak butuh banyak motivasi. Kami siap untuk pertandingan seperti itu," tegas pelatih berusia 59 tahun itu.

Huistra menambahkan bahwa antusiasme penonton sangat tinggi menjelang laga kandang perdana tersebut.

"Tiketnya terjual habis, jadi semua orang ingin melihat kami dan kami ingin bertanding. Kami menantikan hari besok dan itu akan menjadi pertandingan yang hebat," sambungnya.

Mengenai kondisi kebugaran pemain, PSS masih belum bisa menurunkan gelandang asal Prancis, Frederic Injai, yang tengah menjalani pemulihan cedera jangka panjang.

"Saya pikir Injai saat ini adalah satu-satunya yang absen lebih lama. Jika Stefan siap kami akan lihat apakah cukup fit untuk bermain. Kami juga harus mengambil keputusan apa yang akan dilakukan bersamanya," jelasnya.

Meski beberapa pemain belum siap tampil penuh selama 90 menit, pilihan komposisi pemain kini semakin bervariasi.

"Tapi senang melihat sebagian besar pemain siap untuk bermain. Beberapa dari mereka mungkin tidak untuk 90 menit, tapi mungkin 40 menit sebagai pemain pengganti. Jadi mari kita lihat. Kami punya lebih banyak opsi sekarang dan saya juga harus memilih di antara para pemain."

Kedalaman skuad PSS juga mendapat dorongan positif seiring kembalinya pemain muda dari tugas bersama tim nasional.

"Kami memiliki situasi ini, jadi saya harus membuat pilihan. Namun kami tetap akan memiliki tim yang kuat. Isfandyar kembali dari Timnas, pemain muda yang menjanjikan jadi dia akan bersaing untuk masuk dalam seleksi," lanjutnya.

Juru taktik asal Belanda tersebut juga memberikan perhatian khusus pada kekuatan Madura United yang dinilainya tidak banyak berubah dari musim sebelumnya.

"Jika Anda melihat lawan jelas bahwa mereka memiliki kerangka inti dari tahun lalu. Mereka memiliki pemain yang sama, meskipun ada beberapa pemain baru yang masih harus kami kenali, kami belum tahu secara pasti," kata Huistra.

Strategi menekan lawan secara intensif siap diterapkan untuk menguji ketahanan Laskar Sape Kerrab di bawah tekanan.

"Kami melihat mereka bermain melawan Persijap, jadi kami tahu sedikit tentang mereka. Tapi secara umum apa yang kami lihat melawan Persijap adalah jika Anda membiarkan mereka memainkan bola, berikan mereka tekanan. Di bawah tekanan besar, mari lihat apakah mereka bisa mengatasinya," tambah dia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed