PSS Sleman Tumbang 1-2 dari Bali United pada Laga Pembuka
PSS Sleman menelan kekalahan 1-2 dari Bali United pada laga pembuka BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9/2026). Hasil ini membuat tim berjuluk Super Elang Jawa berada di posisi ke-17 klasemen sementara tanpa poin, sebagaimana dilansir dari Bola.
Tuan rumah unggul dua gol lebih dahulu lewat eksekusi penalti Teppei Yachida di menit ke-39 dan Queven Inacio pada menit ke-66. PSS Sleman baru mampu memperkecil kedudukan melalui gol debut pemain pengganti, Melvyn Lorenzen, pada menit 90'+5.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, memberikan apresiasi terhadap performa anak asuhnya meski meraih hasil negatif. Ia menilai para pemain pengganti seperti Melvyn Lorenzen, Hiromu Tanaka, dan Dimas Drajad yang dimasukkan pada babak kedua mampu memberi dampak positif bagi alur permainan tim.
"Pemain yang masuk tampil dengan baik. Mereka masih segar ketika beberapa pemain lain mulai kelelahan," ujar Huistra.
Arsitek asal Belanda tersebut menjelaskan bahwa rotasi dilakukan untuk meningkatkan agresivitas serangan. Kehadiran amunisi baru diharapkan memicu tekanan yang lebih tajam ke lini pertahanan lawan.
"Melalui pergantian pemain, kami mencoba sedikit mengubah permainan dengan memberikan lebih banyak agresivitas di lini depan, bermain lebih cepat, dan memberikan tekanan," lanjut Huistra.
Mengenai pencetak gol timnya, Huistra mengakui kualitas Lorenzen sebagai penyerang handal di Liga 1. Kendati demikian, juru taktik berusia 59 tahun itu memilih bersikap hati-hati dalam memberikan menit bermain karena sang striker sempat dibekap cedera saat pramusim.
"Kami tahu, contohnya Melvyn, kami memiliki pemain yang sangat bagus untuk Liga 1. Namun, dia sempat cedera selama beberapa Minggu pada masa pramusim. Jadi, kami harus berhati-hati dengannya," katanya.
Kondisi fisik beberapa pilar PSS diakui belum sepenuhnya pulih. Namun, Huistra optimistis komposisi skuad Super Elja akan makin solid saat seluruh pemain kembali dalam kondisi bugar.
"Selain itu, kami juga memiliki beberapa pemain lain yang akan kembali dan membuat skuad lebih kuat," ucap pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
Evaluasi menyeluruh tetap dilakukan atas performa tim di lapangan. Huistra menilai anak asuhnya sebenarnya sudah mencoba menerapkan skema permainan yang diinginkan walau Bali United tampil solid.
"Bahkan dengan tim hari ini, saya rasa setidaknya kami bisa bermain lebih sesuai dengan gaya permainan yang diinginkan Sleman. Lebih terkontrol dan memegang bola lebih lama."
Tekanan dari tim lawan diakuinya sempat menyulitkan ruang gerak para pemain PSS sepanjang pertandingan.
"Namun, tentu saja Bali juga tampil baik, mereka mencoba menekan dan mempersempit ruang. Secara umum saya puas dengan para pemain pengganti yang masuk," pungkas Huistra.
Setelah kekalahan ini, PSS Sleman mengalihkan fokus untuk menghadapi laga berikutnya menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026) sore WIB.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow