PNM Siapkan Skema Suku Bunga Mekaar Delapan Persen Menyasar Pengusaha Ultra Mikro

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM mulai mematangkan perangkat implementasi penyesuaian suku bunga PNM Mekaar menjadi delapan persen. Kebijakan ini ditargetkan dapat mulai dinikmati oleh para nasabah pada September 2026 mendatang.

Dikutip dari Detik Finance, langkah percepatan ini dilakukan agar kebijakan penurunan beban pembiayaan tidak sekadar menjadi keputusan di atas kertas, melainkan langsung memberikan dampak di lapangan secara tepat sasaran.

Pemerintah dan PNM secara paralel tengah merampungkan berbagai infrastruktur pendukung. Kementerian Keuangan bersama PNM menyelaraskan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) yang terhubung melalui mekanisme host to host, berbarengan dengan penyusunan Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Di saat yang sama, PNM menjalin Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM). Penyiapan dukungan likuiditas juga dikoordinasikan melalui bank-bank BUMN di bawah naungan Danantara.

Keseluruhan proses administrasi, regulasi, hingga kepastian likuiditas perlu berjalan selaras dalam satu ekosistem. Sinergi lintas lembaga ini menjadi kunci utama agar skema pembiayaan ramah modal dapat meluncur sesuai jadwal pada September 2026.

Dorong Kemandirian Pengusaha Akar Rumput

Direktur Utama PNM Kindaris menjelaskan bahwa optimalisasi persiapan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi pelaku usaha di tingkat akar rumput.

"Pembiayaan dan pemberdayaan harus dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi pengusaha ultra mikro. Karena bagi kami, akses pembiayaan yang lebih terjangkau harus berjalan bersama dengan pendampingan dan pemberdayaan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga membantu nasabah tumbuh dan semakin mandiri," ujar Kindaris dalam keterangan tertulis, Kamis (20/8/2026).

Penyesuaian biaya pinjaman ini diharapkan memberi ruang gerak lebih luas bagi nasabah untuk mengolah modal, menjaga keberlanjutan usaha, serta menopang perekonomian keluarga. PNM tetap mengintegrasikan fasilitas pembiayaan ini dengan program pendampingan, peningkatan literasi keuangan, dan penguatan jaringan usaha.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed