Investasi Emas Antam Jangka Panjang Berpotensi Raih Untung 55 Persen
Potensi keuntungan investasi emas batangan PT Aneka Tambang (ANTM) jangka panjang mencatatkan imbal hasil hingga 55,15 persen di tengah posisi harga beli yang stagnan pada Minggu (19/7/2026).
Dilansir dari Kontan.co.id, harga emas bersertifikat di Logam Mulia menetap di angka Rp2.614.000 per gram, tidak mengalami perubahan dari pergerakan hari sebelumnya.
Kondisi stagnan ini juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback oleh Logam Mulia yang bertahan di posisi Rp2.349.000 per gram, sehingga menciptakan jarak atau spread yang cukup lebar bagi para investor.
Berdasarkan perhitungan pasar, selisih antara harga beli masyarakat dan harga buyback saat ini berada di angka Rp265.000 per gram, yang membuat instrumen ini lebih disarankan untuk kebutuhan simpanan jangka panjang.
Simulasi performa investasi menunjukkan perolehan laba hanya terjadi pada pembelian periode satu tahun lalu atau lebih, sedangkan pembelian di bawah periode tersebut masih mencatatkan rapor merah.
| Tanggal Pembelian | Harga per gram | Potensi Laba/Rugi |
|---|---|---|
| 12 Juli 2026 | Rp 2.655.000 | -11,53% (Rugi) |
| 19 Juni 2026 | Rp 2.673.000 | -12,12% (Rugi) |
| 19 April 2026 | Rp 2.884.000 | -18,55% (Rugi) |
| 19 Januari 2026 | Rp 2.703.000 | -13,10% (Rugi) |
| 19 Oktober 2025 | Rp 2.428.000 | -3,25% (Rugi) |
| 19 Juli 2025 | Rp 1.927.000 | 21,90% (Untung) |
| 19 April 2025 | Rp 1.965.000 | 19,54% (Untung) |
| 19 Januari 2025 | Rp 1.587.000 | 48,02% (Untung) |
| 19 Oktober 2024 | Rp 1.514.000 | 55,15% (Untung) |
Kalkulasi performa di atas didasarkan pada harga saat investor membeli dari gerai Logam Mulia disandingkan dengan harga ketika investor menjual kembali emas tersebut ke gerai pada hari ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow