Presiden Prabowo Subianto Sapa Senator Daud Yordan dengan Gaya Bertinju

Smallest Font
Largest Font

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara spontan memeragakan gestur bertinju saat berpapasan dengan anggota DPD RI sekaligus petinju profesional dunia, Daud Yordan, di koridor Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026.

Momen jenaka tersebut terjadi setelah kepala negara menghadiri langsung Rapat Paripurna DPR RI yang beragendakan pemaparan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027. Dilansir dari Detikcom, kedua tokoh yang mengenakan setelan jas formal itu bersua di lorong gedung ketika Daud Yordan tampak sudah mengantisipasi kedatangan sang presiden.

Saat saling berhadapan, Presiden Prabowo langsung mengangkat kedua tangan dan memasang kuda-kuda layaknya petinju yang bersiap tanding, yang kemudian disambut Daud Yordan dengan gestur bertahan yang lucu hingga memancing tawa orang-orang di sekitar lokasi. Setelah aksi saling peraga gerakan pukulan itu, Presiden Prabowo merangkul, menepuk pundak, dan memeluk erat sang senator sebelum akhirnya melanjutkan langkah kaki untuk meninggalkan ruangan.

Aksi jenaka bernada candaan ini bukan kali pertama terjadi di antara keduanya, sebab Presiden Prabowo juga pernah tertangkap kamera meninju pelan pundak Daud Yordan saat silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah pada Maret 2026 lalu. Berdasarkan laporan Okezone, Daud Yordan merupakan salah satu petinju legendaris Indonesia kelahiran Ketapang, 10 Juni 1987, yang memulai debut profesional sejak Agustus 2004 dan telah mengemas catatan impresif berupa 43 kemenangan dari 48 pertarungan profesional.

Melalui akun Instagram pribadinya, pria berusia 38 tahun yang akrab disapa Cino ini mengunggah momen lucu sidang paripurna tersebut.

"Kita tidak saling bersilaturahmi dengan gaya yang sama dimanapun berada.#sidangparipurna#2026" tulis Daud Yordan di Instagram pribadinya.

Ketika dihubungi terpisah mengenai interaksi unik tersebut, Daud Yordan menegaskan bahwa momen tersebut murni merupakan gurauan di antara dua sahabat lama.

"Yang menarik adalah tampaknya cuma saya satu-satunya petinju yang berani ngajak Presiden berantem dengan gaya lucu-lucuan," kata Daud Yordan, Anggota DPD RI.

Daud Yordan menambahkan bahwa keakraban interpersonal tersebut dapat terjadi karena hubungan kedekatan yang sudah terbangun lama di antara mereka berdua.

"And hanya Pak Presiden yang berani mengajak orang berantem dan diladenin karena memang beliau sahabat lama saya," imbuh Daud Yordan, Anggota DPD RI.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed