Pramuantar Pantai Tulamben Meraup Berkah Lonjakan Turis Diving
Lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara yang hendak melakukan aktivitas diving di Pantai Tulamben, Karangasem, Bali, memberikan dampak ekonomi positif bagi para pramuantar lokal pada libur akhir pekan lalu, Minggu (30/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Para porter yang didominasi oleh perempuan tersebut terbagi ke dalam empat kelompok kerja untuk membawakan peralatan selam seperti tabung oksigen dan pakaian ke bibir pantai tanpa berebut karena telah bermitra dengan perusahaan penyedia jasa. Salah satu porter di Pantai Tulamben, Ni Kadek Mustini, menceritakan fluktuasi penghasilan yang diperoleh para pekerja angkut peralatan selam tersebut tergantung pada tingkat kunjungan turis.
"Kalau wisatawan ramai kami dapat lebih. Kalau sepi yang sedikit kami dapat uang," ucap salah satu porter, Ni Kadek Mustini, ketika ditemui di Pantai Tulamben, Minggu (30/8/2026), dikutip dari detikBali.
Mustini menjelaskan bahwa para pramuantar bisa mengantongi Rp105 ribu hingga Rp225 ribu per hari saat kondisi sangat ramai, namun pendapatan dapat merosot hingga Rp30 ribu saat sepi karena upah angkut ditetapkan Rp15 ribu per unit peralatan. Pramuantar lainnya, Ni Nengah Jesani, turut membagikan pengalamannya mengenai ketidakpastian pendapatan yang bergantung pada ada tidaknya wisatawan yang dibawa oleh perusahaan mitra.
"Saat dapat penghasilan sedikit bahkan kadang tidak dapat, kami hanya bisa pasrah," ujar Jesani. Para pramuantar ini mengawali rutinitas pekerjaan sejak pagi hari dengan membersihkan sampah di sekitar area pantai sebelum kedatangan para wisatawan dan bertahan hingga sore hari.
"Semoga wisatawan yang datang ke Pantai Tulamben selalu ramai, karena ini merupakan pekerja kami satu-satunya," kata Jesani penuh harap. Sementara itu, Kepala Desa Tulamben, I Nyoman Pica, mengonfirmasi bahwa aktivitas pariwisata di kawasan tersebut membawa dampak ekonomi luas bagi pemandu diving, sopir, porter, hingga pedagang lokal. "Saat ini memang ramai karena high season dan cuaca bersahabat. Jadi wisatawan nyaman melakukan aktivitas diving," kata Pica.
Pica menambahkan bahwa dinamika kunjungan turis di Pantai Tulamben sangat dipengaruhi oleh faktor musim hujan serta kondisi cuaca dan kejernihan air laut di lapangan.
"Kunjungan wisatawan tergantung kondisi di lapangan, jadi tidak selalu ramai tiap hari meski sedang masa high season," ujar Pica.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow