Produksi Film Apocalypse Now Mengalami Berbagai Kontroversi Luar Biasa
Proses syuting film Apocalypse Now (1979) karya sutradara Francis Ford Coppola di Filipina tercatat sebagai salah satu produksi paling kacau dalam sejarah Hollywood karena memicu krisis mental, finansial, dan keselamatan para kru. Sutradara Francis Ford Coppola nekat mempertaruhkan seluruh aset pribadinya, termasuk rumah, kebun anggur, dan royalti film The Godfather akibat pembengkakan anggaran yang ditolak studio. Beban berat proyek ini membuat Coppola mengalami depresi parah.
Kekacauan semakin bertambah karena lokasi pengambilan gambar berada di tengah situasi hukum militer Filipina. Helikopter tempur yang dipinjam dari pemerintah setempat sering kali ditarik secara mendadak di tengah adegan demi melakukan pertempuran melawan pemberontak.
Selain konflik bersenjata, lokasi syuting juga diterjang Topan Olga yang menghancurkan set bangunan mahal dan menyebarkan penyakit tropis. Seorang pekerja konstruksi lokal bahkan dilaporkan meninggal dunia akibat terjangkit rabies di area proyek.
Kontroversi lain muncul ketika tim produksi ketahuan menggunakan mayat manusia asli sebagai properti adegan. Penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa pemasok properti medis mendapatkan jenazah tersebut dari aksi perampokan makam. Masalah juga datang dari jajaran pemain utama, di mana Martin Sheen mengalami serangan jantung parah dan kecanduan alkohol hingga mengamuk dalam kondisi mabuk berat saat pengambilan gambar. Sementara itu, Marlon Brando hadir tanpa mempersiapkan naskah serta menolak berada dalam satu ruangan dengan lawan mainnya, Dennis Hopper.
Klimaks film tersebut turut memicu kritik keras terkait dugaan kekejaman terhadap hewan. Coppola merekam secara langsung ritual penyembelihan kerbau air yang dilakukan oleh suku lokal Ifugao untuk dimasukkan ke dalam adegan film.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow